Leila S. Chudori mengundang tokoh-tokoh dan penulis-penulis terkemuka Indonesia dan berbincang tentang pilihan buku dan menggali lebih dalam tentang proses kreatif mereka. Program ini diselenggarakan oleh Kepustakaan Populer Gramedia, Kompas.com dan Leila Chudori. Didukung:Femina Media
Kepergian sutradara, penulis, bibliofil Richard Oh meninggalkan lubang besar di komunitas sastra dan film. Podcast @cominghome beberapa kali mengundang Richard sebagai narasumber karena dia adalah satu dari sedikit yang sudah banyak membaca buku-buku sastra internasional maupun Indonesia. Namun Kusala Sastra Khatulistiwa adalah salah satu warisan Richard yang penting. Podcast ini pernah membahasnya dengan dua penghargaan sastra lainnya yaitu Penghargaan Badan Bahasa dan Buku Sastra Pilihan Tempo. Bersama F.Rahardi dan Nurdin Kalim sebagai wakil dari kedua institusi tadi, Richard Oh membahas bagaimana dia membangun Khatulistiwa Literary Award dan mencoba memperbaikinya setiap tahun. Kami menayangkannya kembali sebagai penghormatan kepadanya.
5 Apr 2022
In Contemplation with Tunggal Pawestri
Setelah gebrakan duo Jodi Kantor dan Megan Twohey melalui buku “She Said” yang berisi investigasi tentang produser Harvey Weinstein , pada tahun yang sama wartawan Ronan Farrow megeluarkan bukunya berjudul “Catch and Kill, Lies, Spies and a Conspiracy to Protect Predators” (Littlebrown, 2019). Keduanya sama-sama mengisahkan produser Harvey Weinstein yang puluhan tahun menyalahgunakan kekuasaannya kepada para aktris dan karyawan yang bekerja sama dengannya.
Weinstein sendiri kini akhirnya sudah divonis 23 tahun penjara untuk dua dari lima kasus yang diajukannya. Kedua buku ini yang semula dimuat secara serial di media salah satu yang mengguncang #metoomovement di Amerika, yang kemudian merebak ke berbagai negara.
Buku “Catch and Kill, Lies, Spies and a Conspiracy to Protect Predators” karya Ronan Farrow ditulis dengan gaya naratif bak sebuah film thriller, karena Ronan Farrow mendeskripsikan bagaimana produsernya di NBC menelepon dan menyampaikan bahwa laporannya dengan tema kekerasan seksual ‘ditunda’ penayangannya. Setebal 448 halaman, buku yang disusun dengan menggunakan metode jurnalistik investigasi ini akan dibahas oleh Aktivis Perempuan Tunggal Pawestri. Tunggal akan membahas buku ini sekaligus menjelaskan definisi kekerasan seksual, pelecehan seksual dan perkosaan? Kapankah kita mengetahui atau merasa ada sesuatu yang salah atau tidak patut dalam berkomunikasi –offline atau online—dengan seseorang?
22 Mar 2022
In Contemplation with Hermien Y.Kleden
“SUKARNO: Paradoks Revolusi Indonesia”
Seri Buku Tempo, Bapak Bangsa
“Sukarno tidak dimakamkan ‘di antara bukit yang berombak, di bawah pohon rindang, di samping sebuah sungai dengan udara segar.” Tidak seperti diinginkannya. Permintaan terakhirnya untuk dikuburkan di halaman rumahnya di Batutulis, Bogor, ditolak. Propspek bahwa makamnya akan menjadi tempat ziarah yang populer yang terlalu dekat dengan Jakarta merisaukan pemerintah baru….”
(“Sukarno, Paradoks Revolusi Indonesia” – hal 2).
Demikian pembukaan buku ini mengisahkan ‘rumah terakhir’ presiden pertama Indonesia dan bahkan jasad Bung Karno pun masih membuat gentar pemerintah Orde Baru. Nama Sukarno tetap dikenang oleh bangsa Indonesia dan dunia. Sukarno, bersama Hatta, akan menjadi simbol revolusi Indonesia. Kali ini @penerbitkpg menerbitkan ulang buku “Sukarno” yang merupakan kerjasama dengan @majalah.tempo
Karena buku-buku seri Tempo ini dikerjakan sebagai Edisi Khusus Tempo, maka tentu saja penulisannya menggunakan pendekatan jurnalistik, bukan sejarah. Selain sekilas jejak langkah sang proklamator yang sering disebut sebagai Putra Sang Fajar, buku ini juga menampilkan berbagai kisah keseharian Bung Karno hingga kisah cintanya yang selalu saja menarik. Tak lupa kisah anak-anak Bung Karno, terutama Megawati yang kelak menjadi Presiden Indonesia.
Kali ini program podcast “Coming Home with Leila Chudori” season 8 mengundang jurnalis Hermien Y. Kleden. Bersama-sama host Leila Chudori yang juga terlibat dalam proyek Edisi Khusus ini, Hermien Kleden akan berdiskusi dan membahas tantangan dan asyiknya membangun dan menciptakan tradisi baru di Tempo pasca bredel: Edisi Khusus. Sukarno menjadi pilihan pertama penulisan edisi khusus bertopik di masa itu. Hermien sebagai salah satu Pimpinan Proyek akan menceritakan mengapa para bapak bangsa menjadi pilihan awal dari serial ini. Selamat mendengarkan.
Contact Coming Home with Leila Chudori
Guest appearances
Books guests
Based on episode analysis; this does not confirm that the show is currently accepting guests.
Host of Coming Home with Leila Chudori?
Claim your podcast to manage its listing and keep your show details accurate.
Pod Engine is an independent podcast discovery and analytics service and is not affiliated with or endorsed by this podcast. Artwork and show content belong to their owners. Full legal notice.
Explore this show Podcast research with Pod Engine