Eps. 10 : Berkenalan dengan Bali, Residensi Kurator Selama 2 Minggu
Selama 2 minggu berkeliling ke komunitas di Bali, kita mendapatkan banyak informasi-informasi yang terkadang bagi CushCush Gallery sendiri belum nampak terlihat karena mungkin hanya terjadi di diskusi internal komunitas tertentu saja.
___
Dalam diskusi publik yang terakhir, para kurator merangkum banyaknya diskusi yang terjadi selama 2 minggu dan mengambil beberapa poin penting yang bisa menjadi diskusi jangka panjang untuk pembentukan ide-ide awal dalam membangun sebuah program yang diharapkan mampu merangkul masyarakat lebih luas lagi.
____
Jangan biarkan sebuah diskusi berakhir dalam satu tempat saja, biarkan tempat-tempat lain ikut berbicara, menggebrak, dan menuju satu tujuan untuk Bali
30 Mar 2020
Eps. 9: Masyarakat Sebagai Seniman
Tidak jauh dari Bale Bengong, kita singgah dulu ke Ruang Asah Tukad Abu sebagai tempat berkumpulnya teman-teman @the_pojoks (https://www.instagram.com/the_pojoks/) dan bertemu dengan Ngurah Bob Trinity, P (https://www.instagram.com/peanutdog_bali/)eanut Dog, Mr.X, 7 (https://www.instagram.com/735art/)35art
dan La.War
___
Nilai dari estetika street art adalah membantu merespon apa yang dipikirkan masyarakat. Jika ini berhasil, maka di jalan akan terjadi perubahan peran. Masyarakat yang menjadi senimannya. Mereka yang punya ide, mereka yang bercerita tentang apa yang ingin mereka gambarkan di tembok. Sedangkan kami berperan sebagai ‘tukang gambar’ untuk mereka.
Jika ini terjadi, maka konsep street art ini berhasil mendekatkan seni dengan masyarakat
___
Jangan biarkan sebuah diskusi berakhir dalam satu tempat saja, biarkan tempat-tempat lain ikut berbicara, menggebrak, dan menuju satu tujuan untuk Bali
28 Mar 2020
Eps. 8 : Peran Generasi Muda dalam Pembentukan Program Kreatif
Mendalami cerita tentang perkembangan Kreatifitas di Kota Denpasar, kita tidak bisa melupakan peranan anak-anak muda yang kini sudah memiliki dasar pemikiran yang kuat ketika membuat sesuatu
Kita bertemu beberapa anak muda yang berpengaruh di kota Denpasar yang bisa disebut para semeton skena. Mereka adalah Luh De Suri, Saylow, Santiasa Putra 'Jong', Rika Yuniorika, Bayu Krisna 'Beka', dan Hery Renov
Di B (https://www.instagram.com/balebengong/)ale Bengong
___
Pentingnya peran anak muda yang kritis untuk pembentukan program kreatif dan memberikan pandangan baru di Bali.
Anak muda Bali banyak yang sudah bergaul dan berwawasan luas, tapi masih banyak yang kurang dalam membangun ‘brand image’nya sendiri. Jadi, masih banyak anak muda yang berpotensi, tapi tidak terpublikasi dengan baik ditengah gencarnya perkembangan media yang seharusnya memudahkan banyak orang untuk mempublikasikan dirinya
___
Jangan biarkan sebuah diskusi berakhir dalam satu tempat saja, biarkan tempat-tempat lain ikut berbicara, menggebrak, dan menuju satu tujuan untuk Bali
27 Mar 2020
Eps. 7 : Seni sebagai "Home Education"
Bincang santai bersama A (https://www.instagram.com/agung_rai_arma/)gung Rai sebagai pemilik ARMA Museum, AS Kurnia, d (https://www.instagram.com/gungde_darmayuda/)an Gungde Darmayuda
Di A (https://www.instagram.com/arma.bali/)RMA MUSEUM
___
Sejak abad ke-11, dalam seni sudah ada agama. Agama dideklarasikan menjadi spiritual dan tidak diperdebatkan lagi. Adanya ritual-ritual dalam masyarakat yang melahirkan karya seni, maka dari itulah seni di Bali itu sering dikatakan sudah melekat dalam kehidupan
Seni itu membangkitkan kesadaran masing-masing dan seni merupakan bagian dari 'home education' karena jaman dulu Indonesia belum ada sekolah, tetapi seni sudah ada lebih dulu dari munculnya sekolah di Bali. Maka dari itu seni jaman dulu tidak ada benar-salah atau bagus-jelek. Penilaian ini baru muncul setelah budaya barat masuk dan membangun sistem pendidikan formal 'sekolah'
___
Jangan biarkan sebuah diskusi berakhir dalam satu tempat saja, biarkan tempat-tempat lain ikut berbicara, menggebrak, dan menuju satu tujuan untuk Bali
23 Mar 2020
Eps. 6 : Membaca Seni di Bali dari Beragam Perspektif
Bincang santai bersama Alm. Bapak Wayan Sika, Sidhi V. Sathya, Ketut Moniarta, Ricard Horstman, Tri Haryoko 'Uncle Joy', Gungde Darmayuda, I Made Aswino Aji, Awan, I Wayan Mandiyasa, I Ketut Sumadiyasa
Di S (https://www.instagram.com/sikagallery/)ika Gallery
___
Meskipun ada tantangan tidak terima dari orang lokal, tapi kita tetap harus butuh orang-orang luar disiplin dan orang-orang luar bali untuk membaca potensi kita di Bali. Sangat baik untuk orang-orang di Bali jika kita kedatangan orang luar Bali untuk melihat Bali dan memprediksi apa yang bisa diangkat di Bali dari sudut pandang orang luar
___
___
Jangan biarkan sebuah diskusi berakhir dalam satu tempat saja, biarkan tempat-tempat lain ikut berbicara, menggebrak, dan menuju satu tujuan untuk Bali
20 Mar 2020
Eps. 5 : Seni Parsipatoris Berbasis Komunitas. Efektifkah?
Bincang santai bersama R (https://www.instagram.com/rumahberdaya_kpsibali/)umah Berdaya Denpasar, Ketemu Project, Ketemu Project, Budi Agung Kuswara, Nyoman Sudiasa dan Samantha Tio
Di Rumah Berdaya
___
Seni bisa menjadi sarana untuk mencairkan hubungan antara ODS (Orang Dengan Skizofrenia) dengan masyarakat yang berjarak karena ODS seringkali mendapatkan stigma sebagai orang gila.
Seni partisipatoris berbasis komunitas akan lebih efektif untuk mengkampanyekan isu-isu sosial karena melibatkan publik seluas-luasnya tanpa meletakkan identitas sosial kita, tetapi lebih fokus ke tujuan pergerakan sehingga orang-orang yang memiliki kepedulian sosial bisa terlibat tanpa melihat latar belakangnya.
Namun, kendalanya praktik seperti ini tidak memiliki alat ukur untuk menilai keberhasilannya.
18 Mar 2020
Eps. 4 : Perkembangan Tempat dan Komunitas Kreatif. Pro atau Kontra?
Perkembangan space-space di Bali sangat menarik. Banyak cafe yang kini menyediakan ruang-ruang untuk berpameran, dimana membuat pameran adalah salah satu cara untuk menggaet orang untuk datang. Di Canggu, fenomena ini sangat menarik. Seniman-seniman yang berpameran sangat kontemporer yang tidak pernah terbayangkan ada di Bali. Misalnya, perpaduan antara pameran seni dengan musik DJ, ini hal yang baru di Bali. Tanpa disangka, Canggu punya skena seninya sendiri yang menarik untuk diteliti jika ingin melihat perkembangan ekosistem seni Bali.
Namun yang jadi pertanyaan, pemeran-pameran seperti itu cenderung tidak terwacakan dengan dalam, dan tidak ada sesi diskusi dengan publik tentang kekaryaannya. Lalu, apa agendanya untuk orang lokal? Pada akhirnya hanya berakhir pada kepentingan "eksistensi venue" dan "mencari pasar".
2 Mar 2020
Eps. 3 : Pentingnya Praktik Pengelolaan Seni
Bincang santai bersama R (https://www.instagram.com/theonduko/)uth Onduko, NPAAW, dan I Gede Jaya Putra "Dekde"
Di Uma Seminyak
Belajar di bidang gallery management atau art management bukanlah hal yang dipelajari melalui teori-teori yang di buku, akan lebih baik jika terjun langsung ke lapangan dan mempelajarinya dengan sistem "learning by doing"
Selain belajar tentang hal-hal teknis di internal galeri, dalam management galeri juga penting untuk berjejaring keluar untuk membuka peluang-peluang baru dan memperkenalkan galeri ke orang-orang diluar Bali
Setiap ruang memiliki ciri khasnya sendiri, maka cara mengelolanya pun berbeda dan perlu strategi yang berbeda-beda pula untuk menghadapi setiap dinamika yang ada di sebuah ruang. Hal inilah yang kemudian mengharuskan seorang pengelola galeri punya cara berpikir yang fleksel dan seni dalam bersikap dan menyikapi keunikan setiap ruang.
25 Feb 2020
Eps. 2 : Lebih Dekat dengan ART BALI
Bincang santai bareng teman-teman ART BALI, di AB.BC Building
Target pertama dari ART BALI adalah membangun sebuah gedung untuk tempat berpameran dengan skala besar. Bali harusnya sudah siap untuk mengadakan event berskala internasional, hanya saja belum ada yang memulai untuk membangunnya
Selain berpameran, ART BALI merasa perlu untuk membangun jejaring dengan komunitas-komunitas yang ada di Bali agar sama-sama merasa bahwa ART BALI milik bersama. Dan berharap adanya pembuatan buku Bali Art+Design Guide bisa menjadi salah satu wadah untuk teman-teman di Bali mempublikasikan kegiatannya yang bersamaan dengan berlangsungnya ART BALI, sehingga bisa saling mensupport kegiatan satu sama lain
Program lainnya yang dirasa penting oleh ART BALI adalah adanya pameran Balinese Master. Program ini muncul karena minimnya pembelajaran tentang sejarah seni rupa Bali yang layak untuk diperbincangkan kembali, terutama bagi para perupa muda untuk mengenal bagaimana akar kesenian di Bali.
Jangan biarkan sebuah diskusi berakhir dalam satu tempat saja, biarkan tempat-tempat lain ikut berbicara, menggebrak, dan menuju satu tujuan untuk Bali
12 Feb 2020
Eps. 1 : Bagaimana Kurator & Sistem Kurasi di Bali?
Bincang santai bareng Pak Suklu, I (https://www.instagram.com/igedejayaputra3008/) Gede Jaya Putra 'Dekde' dan Ngakan Putu Agus Artha Wijaya 'NPAAW'
Di Bentara Budaya
Bagaimana kurasi pameran di Bali?
Selama ini masih agak sulit menemukan kurator yang benar-benar mengkurasi pameran di Bali.
Mengkurasi secara mendalam bisa dipahami bahwa kurator mampu membangun diskursus yang dibuat atau diwacanakan, memilih seniman, bekerjasama dengan ekosistem yang lain, menguasai hukum untuk menilai sebuah karya dari konteks yang ada didalamnya. Sedangkan kurator-kurator di Bali cenderung masih sebatas menulis atau membangun wacana dari pameran yang sudah terbentuk
Perlu dibedakan antara kurator, konseptor seni dan organizer seni yang perannya mulai saling tertukar yang menyebabkan pemahaman tentang "kurator" menjadi minim di Bali.
Kurator perlu memahami sejarah seni dan konteks sosial yang ada disekitarnya agar mampu membangun diskursus
29 Jan 2020
Welcome to CCG Podcast!
CushCush Gallery is conceived as a platform for creative collaborations in contemporary design + art. It is an alternative gallery that embrace interactions and celebrate multi-disciplinary creativity through explorations of intersections of art, design, materiality, techniques and crafts.
Contact CushCush Gallery Podcast
Guest appearances
Books guests
Based on episode analysis; this does not confirm that the show is currently accepting guests.
Host of CushCush Gallery Podcast?
Claim your podcast to manage its listing and keep your show details accurate.
Pod Engine is an independent podcast discovery and analytics service and is not affiliated with or endorsed by this podcast. Artwork and show content belong to their owners. Full legal notice.
Explore this show Podcast research with Pod Engine