Footnotes from JILF menghadirkan perbincangan penulis dan intelektual dari berbagai penjuru negeri untuk berbagi gagasan-gagasan yang merangsang pikiran. Podcast ini merupakan bagian dari Jakarta International Literary Festival (JILF), sebuah festival tahunan yang digagas Komite Sastra Dewan Kesenian Jakarta.
Bagaimanakah cerita atau sastra di masa depan ketika algoritma sudah memenuhi seluruh seni hidup manusia seperti yang sudah mulai dipertunjukannya saat ini? Bagaimanakah sastra yang kita bayangkan di masa depan ketika komputerisasi ada di segala sendi kehidupan termasuk seni? Apakah karya sastra akan berbahasa seperti bahasa saat ini atau adakah imajinasi tentang bahasa di masa depan? Bukan bahasa seperti yang kita kenal tetapi bahasa yang berbeda sama sekali dengan bahasa kita sekarang.
1 Dec 2020
#07 - Para Pahlawan di Dalam Semesta Cerita Anak
Cerita anak dan komik barangkali paling banyak mengandung kisah-kisah kepahlawanan. Di sana juga paling banyak kita temukan kisah-kisah fantasi yang tentunya kuat dengan kepahlawanan dan nilai-nilai yang tertanam pada seorang pahlawan tersebut. Mengapa kisah-kisah anak banyak memuat nilai-nilai kepahlawanan? Dan bagaimanakah keadaan keduanya di Indonesia?
29 Nov 2020
#06 - Mengimajinasikan Masa Kini sebagai Sejarah
Pada akhirnya, setiap waktu akan menjelma masa lalu. Pada gilirannya, setiap peristiwa akan kehilangan kontekstualisasinya. Pada saatnya, setiap orang akan terlupakan. Perjalanan waktu dan perubahan-perubahannya adalah konsep yang menarik untuk dinakal-nakali di dalam kerja-kerja sastra. Lantas, bagaimana pandangan seorang sejarahwan atau pekerja arsip terhadap masa kini yang seketika bisa menjelma masa lalu?
28 Nov 2020
#05 - Perihal Pusat dan Pinggiran
Masih pentingkah membicarakan problema daerah dan pusat di dalam sastra Indonesia? Jika ditilik, problema pusat daerah adalah problem khas Orde Baru. Begitu pula di dalam sastra; perlawanan sastra daerah terjadi di masa Orde Baru. Pertanyaannya, problem apa yang muncul sekarang di dalam kacamata pusat-daerah itu? Masihkah relevan? Masih adakah perkara-perkara demikian yang tersisa?
26 Nov 2020
#04 - Kekuatan dan Batasan Representasi
Politik identitas adalah isu yang cukup pelik. Namun, suka-tidak suka, ia ada dan menjadi permasalahan kehidupan sehari-hari. Tak terkecuali di dunia sastra. Representasi perempuan dan LGBTQ, misalnya, menjadi penting dalam perombakan menuju ekosistem sastra yang sehat.
24 Nov 2020
#03 - Sejarah dari Ingatan
Sejarah tidak selalu terletak pada arsip-arsip yang lama dianggap sebagai otoritas kebenaran sejarah. Pasalnya, arsip adalah milik pemenang. Permasalahan di Indonesia, sebagaimana pernah diutarakan Gerry van Klinken, bahkan arsip milik pemenang itu pun terbengkalai tak keruan. Di dalam konteks itu, sastra dianggap sebagai salah satu cara terbaik untuk ‘menyelamatkan’ ‘arsip-arsip’ non milik pemenang. Katakanlah arsip dari ingatan korban atau dia yang kalah. Pada konteks itu, baik juga untuk membicarakan sastra yang mengangkat perihal 1965 dan perihal masyarakat yang dari perspektif tertentu dimarjinalkan.
19 Nov 2020
#02 - Para Pendekar Sepanjang Masa
Kisah-kisah heroik yang selalu memunculkan kepahlawanan bukanlah hal baru di dalam khazanah sastra kita. Pasalnya, jenis cerita yang demikian ini sangat digemari dan kerap menjadi penghibur yang mengasyikan buat masyarakat. Pada masanya, karya-karya yang demikian kerap dianggap sebelah mata lantaran dibedakan antara sastra tinggi dan sastra rendah. Bersama para pembicara, Seno Gumira Ajidarma dan Koko Hendri Lubis, akan dibicarakan kisah-kisah silat dan para pendekar kita sejak zaman Batjaan Liar hingga era Orde Lama; kita membangkitkan para pendekar dari masa lalu.
18 Nov 2020
#01 - Memungut Remah Kolonial
Era kolonial barangkali salah satu sumber inspirasi untuk fiksi masa kini yang belum habis digali. Selalu saja ada karya-karya sastra Indonesia yang muncul dari tahun ke tahun yang mengangkat tema-tema ini. Belum lagi, jika kita menengok sedikit lebih jauh pada karya-karya ‘mooi indie’ di Belanda yang juga tampaknya kerap memberikan kejutan demi kejutan. Pada kesempatan ini kami meminta Bonnie Triyana dan Iksaka Banu berbagi pandangan perihal saling singgung dan saling menunjang antara sejarah kolonial dan kerja kreatif sastra atasnya.
17 Nov 2020
Pengantar Kuratorial 'Heroes: (Re)making History' oleh Isyana Artharini
Isyana Artharini sekali lagi bergabung bersama JILF sebagai bagian dari tim kurator! Kali ini, ia bangun sebuah festival virtual bertajuk Road to JILF 2021, Heroes: (Re)making History. Apa yang mengantarkannya pada gagasan ‘mereka (ulang) sejarah’? Mewakili tim kurator, Isyana memaparkan pemikiran di balik keputusan kuratorial untuk Road to JILF 2021 dalam episode singkat ini.
17 Nov 2020
Pengantar Road to JILF 2021 oleh Avianti Armand (Ketua Komite Sastra DKJ)
Di tengah pandemi yang melanda pada 2020 ini, Jakarta Literary Festival (JILF) terus menyiapkan diri serta mengajak teman-teman untuk menggugat narasi dominan dan mempertanyakan kacamata siapa yang selama ini kita gunakan untuk membaca suatu kisah. Menghadirkan seuntaian perbincangan sastra melalui Road to JILF 2021, Heroes: (Re)making History, Avianti Armand (Direktur Festival JILF 2021 dan Ketua Komite Sastra DKJ periode 2020-2023) mengajak untuk bersama menyambut rangkaian acara Road to JILF 2021, Heroes: (Re)making History.
Contact Footnotes from JILF
Guest appearances
Books guests
Based on episode analysis; this does not confirm that the show is currently accepting guests.
Host of Footnotes from JILF?
Claim your podcast to manage its listing and keep your show details accurate.
Pod Engine is an independent podcast discovery and analytics service and is not affiliated with or endorsed by this podcast. Artwork and show content belong to their owners. Full legal notice.
Explore this show Podcast research with Pod Engine