Sastra memang memiliki kekuatannya sendiri. Bukan hanya tentang menjadi bara untuk berbincang dengan diri dan menyembuhkan, tapi ia juga dapat menjadi corong untuk memahami semesta, melihat bagaimana penindasan dan ketidakadilan terjadi, bahkan menjadi kekuatan maha dahsyat untuk berjuang.
Kita juga membutuhkan gerakan-gerakan berbasis kebudayaan untuk memahami patriarki, mengekspresikannya ke batin-batin manusia, menjadi media bagi pergerakan kemanusiaan dan kesetaraan yang tak dapat disalurkan oleh mekanisme lainnya. Jika dalam podcast sebelumnya kita telah membahas tentang Melawan Dominasi Patriarki Lewat Seni, maka lewat podcast dengan Kak Zubaidah Johar kali ini, kita akan membincangkan kehebatan sastra dalam melawan dominasi patriarki.
Bagaimana Kak Ibed memaknai sastra? Mengapa ia memilih jalur perjuangan tak biasa yang satu ini? Dan apa yang ingin ia sampaikan lewat karya-karya sastranya?
28 Jul 2023
Melawan Dominasi Patriarki Melalui Seni
Sungguh sial hidup di masyarakat yang menganggap merendahkan dan melakukan kekerasan terhadap perempuan adalah hal yang lumrah.
Banyak perempuan yang sadar bahwa ada yang tidak beres dengan praktik buruk dominasi patriarki ini, dan memilih untuk melawan melalui berbagai cara. Salah satunya ada Arifa Safura yang memilih melawan patriarki lewat seni. Baginya, seni memiliki kekuatannya sendiri.
Sebagai seniman perempuan Aceh, Arifa sering 'berbicara' keras dalam karya-karyanya yang menentang dominasi patriarki. Ia 'memotret' sosok-sosok perempuan hebat dalam karyanya, menunjukkan bahwa perempuan bisa menjadi makhluk paling kuat dalam segala jenis pertempuran hidup.
Dalam podcast Komunitas Pendar kali ini, kita akan mendengar banyak cerita tentang Arifa. Mengapa ia memilih jalan seni, mengapa ia menjadi anomali sebagai seniman aktivis, dan bagaimana ia menghasilkan karya. Di podcast kali ini kita juga akan melihat karya-karya Arifa, serta makna dan kisah dibalik karya-karya tersebut.
30 Jun 2023
Tiada Damai tanpa Perempuan: Merajut Kisah dari Aceh Hingga Mindanao
Setelah podcast sebelumnya membahas tentang kondisi dan peran perempuan di masa konflik, selanjutnya kita akan berdiskusi dengan Kak Rizki Amalia Affiat yang selama ini terlibat dalam berbagai kerja di isu perdamaian, baik di Indonesia maupun di luar negeri.
Kali ini podcast Pendar akan membicarakan bagaimana kondisi dan peran perempuan di masa transisi dan paska damai. Bagaimana narasi atas aktor perdamaian dibentuk? Siapa saja yang dianggap sebagai aktor perdamaian? Mengapa seringnya perempuan diabaikan dalam proses perdamaian? Mengapa narasi perdamaian cenderung maskulin, elitis dan tidak mewakili sudut pandang masyarakat? Serta upaya untuk mendekolonisasi riset dan berbagai kritik atas narasi yang kurang representatif.
Contact Komunitas Pendar
Guest appearances
Books guests
Based on episode analysis; this does not confirm that the show is currently accepting guests.
Host of Komunitas Pendar?
Claim your podcast to manage its listing and keep your show details accurate.
Pod Engine is an independent podcast discovery and analytics service and is not affiliated with or endorsed by this podcast. Artwork and show content belong to their owners. Full legal notice.
Explore this show Podcast research with Pod Engine