art.e.fact adalah sirkuit pengarsipan yang digagas oleh Tanahindie Press, divisi usaha manajemen pengetahuan di bawah lembaga Tanahindie yang berfokus pada kerja-kerja pengarsipan dan penyebaran gagasan seni rupa. Diluncurkan pada 2018 dalam bentuk situs web (artefact.id) yang memuat berbagai model penyajian seperti artikel, katalog, video, audio, dan lain-lain. Kini art.e.fact menjadi salah satu sumber alternatif arsip tentang seni rupa, khususnya di wilayah Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat. Selengkapnya kunjungi situs web utama kami http://artefact.id

art.e.fact podcast
Claim This Podcastby art.e.fact
Podcast Overview
art.e.fact adalah sirkuit pengarsipan yang digagas oleh Tanahindie Press, divisi usaha manajemen pengetahuan di bawah lembaga Tanahindie yang berfokus pada kerja-kerja pengarsipan dan penyebaran gagasan seni rupa. Diluncurkan pada 2018 dalam bentuk situs web (artefact.id) yang memuat berbagai model penyajian seperti artikel, katalog, video, audio, dan lain-lain. Kini art.e.fact menjadi salah satu sumber alternatif arsip tentang seni rupa, khususnya di wilayah Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat. Selengkapnya kunjungi situs web utama kami http://artefact.id
Language
🇮🇱
Publishing Since
5/14/2020
1 verified contact email on file for art.e.fact podcast
Pitch yourself as a guest, propose sponsorships, or reach out directly to the host.
Recent Episodes

July 15, 2023
Dari Belakang Kursi Supir Bis Toraja
<p>Rabu kemarin (12/7), orang-orang memadati #halamanrumah untuk mendengarkan Kathleen M. Adams bercerita "Dari Belakang Kursi Supir Bis Toraja". 🚌💨💨</p> <p><br></p> <p>Kathleen membuka obrolan dengan menceritakan prosesnya selama meneliti Toraja, dan bagaimana Toraja mempengaruhi kehidupannya di Amerika hingga hari ini. Anwar Jimpe Rachman dan Nurhady Sirimorok juga bercerita tentang pengalamannya menerjemahkan dan menyunting buku "Seni Sebagai Politik".✨</p> <p><br></p> <p>Yhola Jeniver dari toko buku Loka Banne juga sebagai seorang pembaca buku Seni Sebagai Politik yang berdarah Toraja, menyampaikan impresinya saat membaca buku tersebut. Ia berkata menyenangkan membaca dan memahami lebih banyak tentang tanahnya dari perspektif Kathleen. </p> <p><br></p> <p>Tak hanya di Kampung Buku, banyak juga kawan-kawan jauh yang bergabung melalui zoom--bahkan nonton bersama.</p> <p>Musik latar : Bunyi Waktu Luang</p>

June 18, 2023
Malam Dongeng "Laut, Dewi dan Para Pengelana"
<p>Pada tanggal 5 Juni 2023 lalu, Kampung Buku telah mengadakan Malam Dongeng bertajuk "Laut, Dewi, dan Para Pengelana". Malam itu Louie menceritakan tentang kisah-kisah para ratu dan dewi yang "muncul" dari lautan untuk menciptakan komunitas-komunitas baru di kawasan Wallacea. Tentang para penghuni Toddang Toja di dasar samudera, putri yang muncul dari bambu dan perut ikan, serta DNA yang menjadi peta rahasia migrasi perempuan-perempuan Austronesia. Kisah-kisah pun digambarkan langsung oleh SHVN-T yang dikenal sebagai @perduliar sambil diiringi lantunan sinrili' oleh Arif Dg. Rate serta petikan kecapi oleh Muh. Fadhly.<br>Ilustrasi : <a href="https://www.instagram.com/perduliar/">@perduliar</a></p>

April 25, 2021
Diskusi Buku: Ramuan di Segitiga Wallacea
Rabu, 08 April 2021 lalu, berlangsung Diskusi Buku Ramuan di Segitiga Wallacea di Aula Prof. Syukur Abdullah FISIP Unhas. Banyak hal menarik yang diobrolkan selama diskusi. Mulai dari latar belakang buku ini digagas sebagai respons terhadap pandemi dan bagaimana memunculkan kembali praktik-praktik pengobatan warga. Juga cerita beberapa penulis-peneliti tentang proses dan pengalaman mereka selama di lapangan. Menurut Tasrifn Tahara selaku antropolog sekaligus pembicara, tulisan-tulisan karya anak-anak muda dalam buku ini adalah catatan-catatan etnografis yang sebetulnya amat potensial memicu banyak penelitian-penelitian lanjutan terkait praktik pengobatan warga. Apalagi menurut Agussalim Burhanuddin, akademisi juga pembicara, di kawasan Asia Tenggara, sejak dulu memang mengenal beragam praktik pengobatan dengan banyak nama dan istilah, yang memakai bahan alam dan berkelindan dengan praktik keagamaan. Beberapa peserta juga bertanya bagaimana mengerjakan penelitiannya (dalam waktu singkat). Salah seorang bertanya mengapa buku yang banyak melibatkan perempuan ini justru memilih sampul dua laki-laki. Anwar Jimpe Rachman selaku editor menjawab bahwa, sekilas, sampul ini berupaya merepresentasikan pengetahuan warga Indonesia Timur, khususnya Papua. Ia menambahkan, "Papua itu mataharinya yang paling cepat terbit, tapi kenapa untuk segala hal mereka yang selalu 'di belakang' dalam kehidupan bernegara?"
20 total episodes available
Deep-dive analytics for art.e.fact podcast
Frequently asked questions
Have a different question and can't find the answer you're looking for? Reach out to our support team by sending us an email and we'll get back to you as soon as we can.
- What is art.e.fact podcast?
- How often does this podcast release new episodes?
This podcast updates daily.
- Where can I listen to this podcast?
This podcast is available on 4 platforms including Apple Podcasts, Spotify, and more. You can also use the RSS feed directly.
- Does this podcast accept guests?
Yes, this podcast regularly features guests.
Legal Disclaimer
Pod Engine is not affiliated with, endorsed by, or officially connected with any of the podcasts displayed on this platform. We operate independently as a podcast discovery and analytics service.
All podcast artwork, thumbnails, and content displayed on this page are the property of their respective owners and are protected by applicable copyright laws. This includes, but is not limited to, podcast cover art, episode artwork, show descriptions, episode titles, transcripts, audio snippets, and any other content originating from the podcast creators or their licensors.
We display this content under fair use principles and/or implied license for the purpose of podcast discovery, information, and commentary. We make no claim of ownership over any podcast content, artwork, or related materials shown on this platform. All trademarks, service marks, and trade names are the property of their respective owners.
While we strive to ensure all content usage is properly authorized, if you are a rights holder and believe your content is being used inappropriately or without proper authorization, please contact us immediately at hey@podengine.ai for prompt review and appropriate action, which may include content removal or proper attribution.
By accessing and using this platform, you acknowledge and agree to respect all applicable copyright laws and intellectual property rights of content owners. Any unauthorized reproduction, distribution, or commercial use of the content displayed on this platform is strictly prohibited.
