Podcast thumbnail for Dadicahyono Ngudarasa

Dadicahyono Ngudarasa

Claim This Podcast

by Didik Christian Adi Cahyono

13 episodes
Updated Daily
Accepts GuestsHas SponsorsLocation 🇮🇩

Podcast Overview

Mencipta ruang untuk mengungkap yang terkatakan maupun yang tak terkatakan, demi membangun keseimbangan antara rasio dan rasa, di dalam pengembaraan hidup melewati masa lalu, menghayati masa kini, dan mengimajinasikan masa depan.

Language

🇮🇱

Publishing Since

10/23/2020

1 verified contact email on file for Dadicahyono Ngudarasa

Pitch yourself as a guest, propose sponsorships, or reach out directly to the host.

Recent Episodes

Episode thumbnail for Pandemi dan Penerimaan Diri 2: Dinamika Hidup Seorang Ibu di Tengah Pekerjaan dan Keluarga

February 16, 2021

Pandemi dan Penerimaan Diri 2: Dinamika Hidup Seorang Ibu di Tengah Pekerjaan dan Keluarga

<p>Pandemi mengubah cara hidup kita. Mulai dari pembatasan, perubahan, hingga berbagai adaptasi yang harus kita lakukan. Salah satu perubahan yang kita hadapi adalah luruhnya batasan antara ranah domestik dan ranah publik di dalam rumah kita, saat kita harus melakukan semua aktivitas personal, sosial, dan ekonomis kita di dałam rumah. Pergulatan inilah yang diangkat dalam episode kali ini. Kisah seorang ibu yang harus bekerja dari rumah dan juga harus mendampingi anak-anaknya melakukan pembelajaran jarak jauh. Selamat mendengarkan. Tetap sehat, tetap semangat, dan teruslah menjadi berkat.</p>

Episode thumbnail for Pandemi dan Penerimaan Diri: Kesaksian Seorang Penyintas Covid 19 feat. Pdt. Elisabet Simanjuntak

February 1, 2021

Pandemi dan Penerimaan Diri: Kesaksian Seorang Penyintas Covid 19 feat. Pdt. Elisabet Simanjuntak

<p>Pandemi Covid 19 mengubah berbagai hal, baik hal-hal di dalam diri kita maupun di luar diri kita. Perubahan-perubahan itu memaksa kita untuk menyesuaikan diri. Dengan berani menyesuaikan diri, diharapkan kita bisa membangun resiliensi dalam menghadapi banyak hal yang tidak pasti, yang kini justru menjadi sebuah kepastian yang baru. Salah satu cara membangun resiliensi adalah belajar untuk menerima diri sendiri. Namun sayangnya, hal itu tidak mudah dilakukan, apalagi ketika kita diperhadapkan pada situasi yang tidak kita harapkan. Dałam upada untuk belajar menerima diri untuk membangun resiliensi itulah, pada episode pertama <strong>Podcast Dadicahyono Ngudarasa </strong>di tahun 2021 ini, saya mengajak Pdt. Elisabet Simanjuntak, seorang penyintas Covid 19 untuk membagikan kisah dan pengalamannya dalam menerima diri saat dinyatakan positif Covid 19. Selamat mendengarkan...</p>

Episode thumbnail for Natal: Kartu Ucapan, Keramahtamahan dan Panggilan Dharma.

December 23, 2020

Natal: Kartu Ucapan, Keramahtamahan dan Panggilan Dharma.

<p>Selama saya berpikir bahwa saat terjadi penyalahgunaan agama sebagai kendaraan untuk menangguk keuntungan, teman-teman saya yang muslim diam saja. Mungkin karena merasa tidak enak. Tetapi anggapan saya salah besar. Mereka juga gerah! Gerah melihat Indonesia yang dirusak oleh segelintir orang yang tidak bisa mengendalikan syahwat kekuasaan mereka. Gerah karena melihat semakin banyak orang yang tidak bisa beragama dengan hati nurani yang bersih. Gerah melihat kebhinnekaan yang seharusnya menjadi anugerah justru dipolitisasi demi kepentingan tertentu. Gerah melihat manusia-manusia dirampas haknya. Apalagi ketika memasuki bulan Desember, bulan yang seharusnya penuh dengan damai, namun dirusak oleh agenda tahunan penerbitan fatwa haram untuk mengucapkan selamat Natal.</p> <p>Melalui perjumpaan dan relasi dengan Vina, dan teman-teman Gusdurian. Saya belajar banyak hal. Paling tidak saya tidak merasa sendirian. Saya tidak sendiri saat gerah dengan kekerasan atas nama agama yang terus terjadi. Saya tidak sendirian saat menangisi jatuhnya korban kebiadaban manusia atas nama agama. Pun saat ini, saya tidak sendirian saat berhadapan dengan pandemi. Ya, saya tidak sendirian di tengah Natal yang hening tahun ini. Ucapan selamat Natal dari Vina meneguhkan saya untuk terus menjalani panggilan saya: menyemai pengampunan di mana saja, menebar benih belas kasih di mana saja, menebar keadilan di mana saja, dengan harapan, kebenaran dan perdamaian pun bisa bertumbuh mengiringinya.</p> <p>Natal tahun ini memang berbeda. Alih-alih kita merayakan dengan hingar-bingar, kita diajak untuk larut dalam refleksi dan perenungan diri. Pandemi ini mau tidak mau mengubah hidup kita, termasuk bagaimana kita memaknai kehadiran Allah dalam diri Yesus yang lahir ke dunia. Dalam bukunya yang berjudul Labirin kehidupan, pdt. Joas Adiprasetya menyebutkan bahwa Natal adalah perjumpaan antara keramahtamahan ilahi dan keramahtamahan insani. Anak Allah yang menjadi manusia itu menjadi bukti keramahtamahan Allah dalam menyambut manusia yang terasing di dalam dunia, yang adalah juga rumah Allah. Dalam rekonstruksinya atas peristiwa kelahiran Yesus, pak Joas menjelaskan bahwa kelahiran Yesus bukanlah sebuah tanda penolakan, melainkan penerimaan. Tuan dan nyonya rumah menerima Yusuf dan Maria yang tengah mengandung dan menempatkan mereka di ruang bawah, karena ruang tamu atas (kataluma) sudah penuh. Tindakan sang tuan/nyonya rumah itu adalah sebuah tindakan etis menerima orang asing (stranger) sebagai tamu (guest), bahkan sahabat (friend). Proses transisi dari stranger-guest-friend inilah yang menjadi ciri yang sangat khas dalam semua bentuk keramahtamahan. Tahun ini, saya merasakan keramahtamanan insani dari sosok Vina, seorang muslim yang membuka dirinya untuk berbagi duka dan berbagi sukacita, yang meneguhkan saya untuk menjalani panggilan dharma.</p>

13 total episodes available

Deep-dive analytics for Dadicahyono Ngudarasa

Frequently asked questions

Have a different question and can't find the answer you're looking for? Reach out to our support team by sending us an email and we'll get back to you as soon as we can.

What is Dadicahyono Ngudarasa?

Mencipta ruang untuk mengungkap yang terkatakan maupun yang tak terkatakan, demi membangun keseimbangan antara rasio dan rasa, di dalam pengembaraan hidup melewati masa lalu, menghayati masa kini, dan mengimajinasikan masa depan.

How often does this podcast release new episodes?

This podcast updates daily.

Where can I listen to this podcast?

This podcast is available on 4 platforms including Apple Podcasts, Spotify, and more. You can also use the RSS feed directly.

Does this podcast accept guests?

Yes, this podcast regularly features guests.

Legal Disclaimer

Pod Engine is not affiliated with, endorsed by, or officially connected with any of the podcasts displayed on this platform. We operate independently as a podcast discovery and analytics service.

All podcast artwork, thumbnails, and content displayed on this page are the property of their respective owners and are protected by applicable copyright laws. This includes, but is not limited to, podcast cover art, episode artwork, show descriptions, episode titles, transcripts, audio snippets, and any other content originating from the podcast creators or their licensors.

We display this content under fair use principles and/or implied license for the purpose of podcast discovery, information, and commentary. We make no claim of ownership over any podcast content, artwork, or related materials shown on this platform. All trademarks, service marks, and trade names are the property of their respective owners.

While we strive to ensure all content usage is properly authorized, if you are a rights holder and believe your content is being used inappropriately or without proper authorization, please contact us immediately at hey@podengine.ai for prompt review and appropriate action, which may include content removal or proper attribution.

By accessing and using this platform, you acknowledge and agree to respect all applicable copyright laws and intellectual property rights of content owners. Any unauthorized reproduction, distribution, or commercial use of the content displayed on this platform is strictly prohibited.