Podcast ini akan berisi kumpulan cerita-cerita mistis dari para pendengar, dapat berupa cerita mereka saat berada di rumah, sekolah, kampus, tempat kerja, tempat wisata, dan lainnya. Tidak hanya itu, podcast ini juga akan menceritakan sebuah legenda atau beberapa kepercayaan masyarakat terhadap suatu daerah atau tempat, seperti cerita Nyi Roro penari, dan lainnya. Selain itu, podcast ini juga akan menceritakan cerita mistis dari turun temurun dan banyak orang percaya akan hal itu.

Podcast Overview
Podcast ini akan berisi kumpulan cerita-cerita mistis dari para pendengar, dapat berupa cerita mereka saat berada di rumah, sekolah, kampus, tempat kerja, tempat wisata, dan lainnya. Tidak hanya itu, podcast ini juga akan menceritakan sebuah legenda atau beberapa kepercayaan masyarakat terhadap suatu daerah atau tempat, seperti cerita Nyi Roro penari, dan lainnya. Selain itu, podcast ini juga akan menceritakan cerita mistis dari turun temurun dan banyak orang percaya akan hal itu.
Language
🇮🇱
Publishing Since
12/3/2020
1 verified contact email on file for I See U
Pitch yourself as a guest, propose sponsorships, or reach out directly to the host.
Recent Episodes

December 10, 2020
I See U (Hantu Julid di Rumah Tua)
<p>Pada episode 1, I See You akan menceritakan pengalaman pribadi dari seorang pendengar yang bernama Ima. Sebelumnya, pengalaman pribadi miliknya telah diunggah terlebih dulu di twitter dengan nama akun @Hallonindy. Cerita yang dialami oleh Ima ini saat ia duduk di bangku SMA. Kejadian – kejadian mistis tersebut terjadi di rumah tua Ima. Ayah Ima adalah seorang pelukis, oleh karena itu di rumahnya terdapat banyak lukisan-lukisan yang menambah kesan menyeramkan pada rumah tersebut. Ruma Ima memiliki warna dinding yang bergradasi. Rumah Ima terletak di pinggir jalan raya, namun daerah rumahnya sangat sepi. Hawa sekitar rumah Ima memiliki hawa yang aneh, namun sejuk. Tidak hanya rumah Ima saja yang mengalami kejadian-kejadian aneh, namun para tetangganya juga menngalaminya. Jalan raya depan rumah Ima sering sekali terjadi kecelakaan, dan para korban selalu menunggu di depan rumah Ima untuk menunggu ambulance, namun apabila luka kecil, hanya diberi betadine saja.</p> <p>Sejak tinggal di rumah tua tersebut, Ima dan keluarganya selalu mengalami kejadian mistis. Rumah tersebut sangat besar dan luas, dan hanya ditinggali oleh Ima, ayah, dan ibunya saja. Hal itu dikarenakan, kakaknya telah menikah dan memiliki rumah sendiri. Ima menyebut rumahnya memiliki hantu julid. Hal ini dikarenakan, ia tidak pernah melihat sesosok hantu di rumahnya. Namun, selalu ada kejadian-kejadian aneh yang terjadi. Hantu ini tidak pernah menampakkan sosoknya kepada Ima dan keluarga. Ia hanya mengganggu keluarga Ima, bahkan teman dari ayahnya ataupun teman-teman Ima juga pernah diganggu oleh hantu julid ini. Rumah tua ini memiliki 1 kamar kosong yang disebut kamar tamu. Kamar tamu ini jarang dipake dan tidak pernah ditempati, sehingga meninggalkan kesan horror.</p>

December 10, 2020
I See U (Goa Jepang, Bandung)
<p>Pada episode 3, I See You akan menceritakan sebuah kisah seram yang merupakan bekas peninggalan Jepang pada zaman penjajahan. Di kota Kembang <a href="https://www.netralnews.com/news/tag/bandung">Bandung</a>, terdapat satu tempat yang menjadi objek wisata hebat, tetapi sekaligus penuh dengan misteri. Goa <a href="https://www.netralnews.com/news/tag/jepang">Jepang</a> <a href="https://www.netralnews.com/news/tag/bandung">Bandung</a> ini terletak di Taman Hutan Ir. Juanda, Dago Atas, <a href="https://www.netralnews.com/news/tag/bandung">Bandung</a>. Gua Jepang <a href="https://www.netralnews.com/news/tag/bandung">Bandung</a> ini dibangun pada tahun 1942. <a href="https://www.netralnews.com/news/tag/gua">Gua</a> <a href="https://www.netralnews.com/news/tag/jepang">Jepang</a> berada di dalam rimbunnya hutan rakyat yang diresmikan pertama kali 23 Agustus 1965 oleh Gubernur Jawa Barat Brigjen (Purn.) Mashudi dengan nama Taman Wisata. Kemudian berganti nama menjadi Taman Hutan Ir. H. Djuanda setelah diresmikan oleh Presiden Soeharto pada 14 Januari 1985. <br> Ukuran gua yang cukup besar ditambah dengan lorong-lorong ventilasi udara di beberapa sudut, mengakibatkan suasana di dalam gua tidaklah pengap, tetapi agak gelap sekaligus seram. Di gua <a href="https://www.netralnews.com/news/tag/jepang">Jepang</a> terdapat empat lorong untuk masuk. Konon katanya, lorong kedua dan ketiga sebagai lorong jebakan. Sekaligus sebagai tempat pertahanan <a href="https://www.netralnews.com/news/tag/jepang">Jepang</a>. Di dalam gua terdapat 18 bunker untuk dijadikan tawanan perang yang dipakai untuk ruang tembak, ruang pertemuan, ruang tembak, dapur, gudang, dan lain-lain.Bagian atas gua <a href="https://www.netralnews.com/news/tag/jepang">Jepang</a> ditumbuhi rimbunan pepohonan, beberapa pohon berumur ratusan tahun memiliki akar yang telah merayap turun ke bawah hingga menembus kerasnya batu cadas di luar dinding gua.</p> <p>Goa <a href="https://www.netralnews.com/news/tag/jepang">Jepang</a> sama seperti kita melihat masa-masa yang membuat bangsa Indonesia banyak mati karena kerja paksa (romusha) yang merenggut banyak nyawa. Kengerian karena gelap gulitanya goa yang tidak dilengkapi dengan penerangan cahaya lampu. Sebenarnya, instalasi listrik sudah dipasang ketika peresmian kedua tahun 1985. Namun, dinginnya suhu udara di dalam gua sanggup memadamkan cahaya lampu. Goa ini masih belum sama sekali mengalami renovasi fisik. Hal ini menandakan bahwa kokohnya bangunan tersebut. Dikabarkan banyak sekali korban yang berjatuhan sejak pertama kali tempat ini dibangun. <a href="https://www.netralnews.com/news/tag/jepang">Jepang</a> telah mempekerjakan orang Indonesia tanpa memikirkan kesehatan mereka. Banyak rakyat Indonesia mati di dalam goa <a href="https://www.netralnews.com/news/tag/jepang">Jepang</a> <a href="https://www.netralnews.com/news/tag/bandung">Bandung</a> ini. Banyak orang Indonesia yang meninggal karena pembangunan Goa ini akibat perlakuan tentara <a href="https://www.netralnews.com/news/tag/jepang">Jepang</a> yang mempekerjakannya secara tidak manusiawi. Konon di tempat ini juga mempunyai cerita mistis yang sangat mengerikan.</p>

December 3, 2020
I See U (Desa Siluman, Ketapang)
<p>Pada episode 2, I See You akan menceritakan sebuah kisah mistis yaitu desa siluman yang berada di desa Kendawangan, Ketapang, Kalimantan Barat. Bagi masyarakat Ketapang sendiri, mereka mempercayai adanya desa siluman dan mereka percaya bahwa mereka tinggal berdampingan dengan para siluman-siluman tersebut. Bagi masyarakat atau orang-orang luar yang telah melihat desa siluman, mereka mengataka bahwa wilayah desa tersebut tampak bersih dan maju. Selain itu, desa tersebut seperti desa yang paling maju dibandingkan negara-negara lain yang ada di muka bumi. Rumah-rumah yang berada di desa siluman juga terlihat sangat mewah dan memiliki harga yang sangat mahal. Selain itu, desa siluman ini juga memiliki kendaraan super canggih yang kemungkinan belum terealisasikan di dunia ini. Namun tidak semua orang dapat melihat desa siluman atau dusun gaib tersebut. Bagi masyarakat desa tersebut atau orang-orang luar yang tak dapat melihat kemewahan desa siluman, mereka hanya melihat wilayah tersebut sebagai sebuah tanah kosong seluas 12 meter persegi yang ditumbuhi pohon pinus, ilalang, dan padang rumput. Bahkan seorang penyanyi dangdut yang terkenal pernah melihat dan singgah ke desa siluman tersebut. Ia pernah berkata bahwa ia telah menuju Ketapang sebanyak dua kali. Namun, kedatangannya yang pertama, ia memberitahu bahwa daerah tersebut terlihat megah dan bagus. Namun, kedatangannya yang kedua, desanya tidak sebagus yang pertama. Masyarakat desa disana mengatakan bahwa penyanyi dangdut tersebut baru 1 kali datang kesana.</p>
3 total episodes available
Deep-dive analytics for I See U
Frequently asked questions
Have a different question and can't find the answer you're looking for? Reach out to our support team by sending us an email and we'll get back to you as soon as we can.
- What is I See U?
- How often does this podcast release new episodes?
This podcast updates daily.
- Where can I listen to this podcast?
This podcast is available on 4 platforms including Apple Podcasts, Spotify, and more. You can also use the RSS feed directly.
- Does this podcast accept guests?
Information about guest appearances is not available.
Legal Disclaimer
Pod Engine is not affiliated with, endorsed by, or officially connected with any of the podcasts displayed on this platform. We operate independently as a podcast discovery and analytics service.
All podcast artwork, thumbnails, and content displayed on this page are the property of their respective owners and are protected by applicable copyright laws. This includes, but is not limited to, podcast cover art, episode artwork, show descriptions, episode titles, transcripts, audio snippets, and any other content originating from the podcast creators or their licensors.
We display this content under fair use principles and/or implied license for the purpose of podcast discovery, information, and commentary. We make no claim of ownership over any podcast content, artwork, or related materials shown on this platform. All trademarks, service marks, and trade names are the property of their respective owners.
While we strive to ensure all content usage is properly authorized, if you are a rights holder and believe your content is being used inappropriately or without proper authorization, please contact us immediately at hey@podengine.ai for prompt review and appropriate action, which may include content removal or proper attribution.
By accessing and using this platform, you acknowledge and agree to respect all applicable copyright laws and intellectual property rights of content owners. Any unauthorized reproduction, distribution, or commercial use of the content displayed on this platform is strictly prohibited.
