Selamat datang di podcast PAI semoga kalian bisa mengambil manfaat dari podcast ini selamat menikmati konten-konten pendidikan agama Islam yang kami sajikan

Islamic Wisdom
Claim This Podcastby Liyas Syarifuddin
Podcast Overview
Selamat datang di podcast PAI semoga kalian bisa mengambil manfaat dari podcast ini selamat menikmati konten-konten pendidikan agama Islam yang kami sajikan
Language
🇮🇱
Publishing Since
6/30/2020
1 verified contact email on file for Islamic Wisdom
Pitch yourself as a guest, propose sponsorships, or reach out directly to the host.
Recent Episodes

August 3, 2020
Episode 04 - Hati Yang Berfikir
Hati Yang Berfikir Terkadang dalam percakapan sehari-hari muncul ungkapan “Mikir tuh pakai otak!” Ungkapan lain yang kerap terdengar sehari-hari adalah ungkapan “Otakmu di dengkul.” Kedua ungkapan tersebut mengandung 2 pesan yang berbeda. Ungkapan pertama berisi instruksi agar orang yang diajak berbicara mau berpikir dengan otaknya atau akalnya. Ungkapan kedua berisi kekecewaan, walaupun orang sudah menggunakan otaknya untuk berpikir, tetapi respons yang diharapkan tidak sesuai harapan dan tidak masuk akal. Untuk menjawab itu semua, mari perhatikan cerita berikut ini! Suatu hari penulis bertanya kepada salah seorang kiai yang memimpin sebuah pesantren di Bone, Sulawesi Selatan dengan jumlah santri sekitar 700 orang. Penulis mendengar bahwa pesantren tersebut melayani ratusan orang santri tanpa dipungut biaya. Penulis bertanya kepada sang kiai, “Apakah benar bahwa para santri tinggal, makan, dan belajar di pesantren tersebut secara gratis?" Mendengar pernyataan tersebut dari penulis, sang kiai spontan menjawab, “Ya benar, semua santri di sini belajar secara gratis." Mendengar jawaban tersebut, terpikir di benak penulis bahwa pesantren sudah memiliki donatur yang secara rutin bertanggung jawab untuk memenuhi seluruh kebutuhan operasional pesantren termasuk makan, tempat tinggal, dan segala sarana pendidikan di dalamnya. Apalagi pesantren sudah berdiri sejak tahun 1975. Demikianlah kebanyakan pesantren yang tidak memungut biaya pendidikan kepada santrinya, biasanya disebabkan oleh ketersediaan dana dari para donatur. Namun, hal yang tidak diduga terjadi ketika penulis kembali bertanya lebih lanjut, “Apakah sudah banyak donatur di pesantren ini sehingga dapat menggratiskan layanan pendidikan kepada santrinya?” Sang kiai menjawab dengan lugas bahwa sejak awal pesantren ini tidak meminta-minta atau membuat proposal untuk diajukan ke berbagai instansi dan lembaga donatur. Pesantren hanya menerima bantuan dari siapa saja yang ingin membantu tanpa diminta. Lebih lanjut sang kiai menyatakan bahwa untuk menopang perjuangan di pesantren ini, untuk sementara akal tidak digunakan secara optimal untuk berpikir, tetapi yang diminta untuk berpikir adalah hati. Hal tersebut diperkuat dengan ayat Al-Qur’an surah Al-A’raf: 179 yang berbunyi: “Dan sesungguhnya Kami jadikan untuk (isi neraka Jahanam) kebanyakan dari jin dan manusia, mereka mempunyai hati, tetapi tidak dipergunakannya untuk memahami ayat-ayat Allah dan mereka mempunyai mata, tetapi tidak dipergunakan untuk melihat (tanda-tanda kekuasaan Allah), dan mereka mempunyai telinga, (tetapi) tidak dipergunakannya untuk mendengar (ayat-ayat Allah). Mereka itu sebagai binatang ternak, bahkan mereka lebih sesat lagi. Mereka itulah orang-orang yang lalai." (Quran Surat Al-A’raf ayat 179) Dengan rasa ingin tahu yang tinggi, penulis kembali menanyakan bagaimana pesantren memenuhi seluruh kebutuhan para guru dan santri selama tinggal di pesantren. Penulis ingin mengetahui prinsip apa yang selama ini dipegang oleh kiai, sehingga begitu yakin bahwa semua kebutuhan santri selalu bisa terpenuhi. Jawaban yang sangat luar biasa penulis dapatkan saat itu adalah ketika kiai mengatakan, “Jika ada seorang santri yang mendaftar dan diterima di pesantren ini, maka insya Allah rezekinya secara otomatis juga akan diantarkan ke pesantren ini. Jadi tidak perlu khawatir bahwa santri tersebut tidak makan dan kelaparan.” Mendengar jawaban tersebut, penulis merasa takjub geleng-geleng kepala memikirkan betapa kuatnya keyakinan kiai kepada Allah, sambil terpikir, “Kok bisa ya, kiai yang masih di bawah 40 tahun memberikan jawaban yang lugas tentang keyakinan akan Maha kayanya Allah, Maha kasih dan sayangnya Allah, dan begitu berlimpahnya rezeki yang Allah tebarkan untuk seluruh umat manusia. Memang begitulah sebenarnya realitas kehidupan manusia, yang sudah digaransi 100% oleh Allah akan ketersedian rezekinya di dunia.

July 7, 2020
Islamic Wisdom (Trailer)

July 7, 2020
Episode 03 - PUASA HARFIYAH DAN MAKNWIYAH
Pada episode ini dibahas tentang puasa harfiyah dan maknwiyah
5 total episodes available
Deep-dive analytics for Islamic Wisdom
Frequently asked questions
Have a different question and can't find the answer you're looking for? Reach out to our support team by sending us an email and we'll get back to you as soon as we can.
- What is Islamic Wisdom?
- How often does this podcast release new episodes?
This podcast updates daily.
- Where can I listen to this podcast?
This podcast is available on 4 platforms including Apple Podcasts, Spotify, and more. You can also use the RSS feed directly.
- Does this podcast accept guests?
Information about guest appearances is not available.
Legal Disclaimer
Pod Engine is not affiliated with, endorsed by, or officially connected with any of the podcasts displayed on this platform. We operate independently as a podcast discovery and analytics service.
All podcast artwork, thumbnails, and content displayed on this page are the property of their respective owners and are protected by applicable copyright laws. This includes, but is not limited to, podcast cover art, episode artwork, show descriptions, episode titles, transcripts, audio snippets, and any other content originating from the podcast creators or their licensors.
We display this content under fair use principles and/or implied license for the purpose of podcast discovery, information, and commentary. We make no claim of ownership over any podcast content, artwork, or related materials shown on this platform. All trademarks, service marks, and trade names are the property of their respective owners.
While we strive to ensure all content usage is properly authorized, if you are a rights holder and believe your content is being used inappropriately or without proper authorization, please contact us immediately at hey@podengine.ai for prompt review and appropriate action, which may include content removal or proper attribution.
By accessing and using this platform, you acknowledge and agree to respect all applicable copyright laws and intellectual property rights of content owners. Any unauthorized reproduction, distribution, or commercial use of the content displayed on this platform is strictly prohibited.
