Informasi Terbaru

Jejaknixontae-Voice
Claim This Podcastby Timorexotic.com
Podcast Overview
1 verified contact email on file for Jejaknixontae-Voice
Pitch yourself as a guest, propose sponsorships, or reach out directly to the host.
Recent Episodes

April 8, 2024
Menjaga Kepercayaan yang Diberikan Orang Tua Kepada Kita Sebagai Anak
Pentingnya seorang anak menjaga apa yang telah diberikan orang Tua kepadanya.

June 1, 2023
Bakti Wanita Junior Gelar Workshop Mengenai Sistem Reproduksi pada Remaja Wanita
Kesempatan yang sama disampaikan, Pdt. Deni Kana Djo, menyampaikan dilihat dari sudut pandang Alkitab ternyata apa yang disampaikan ini telah ada sejak jaman Alkitab. "Oleh karena itu kami para pendeta melihat bahwa ini adalah hal yang sangat penting dan belum ada kata terlambat untuk memberikan edukasi kepada anak-anak remaja dari usia 12 hingga 21 tahun," ucapnya. Lanjutnya, sebagai tokoh agama serta para penatua jemaat, memandang persoalan ini sangat serius. "Sehingga kami akhirnya berkolaborasi dengan Bakti Wanita Advent untuk mencetuskan acara ini. Karena itu kita mau mencegah para wanita remaja untuk menjaga diri dan menggunakan anatomi tubuh mereka dengan sebaik-baiknya supaya jangan menyimpang," jelasnya. Dikatakannya, dari pandangan Alkitab kita meminta agar para remaja wanita dapat mengetahui bahwa Allah sangat mengasihi mereka. "Karena Allah telah menciptakan sehingga harus menjaga tubuh dan hidup di masa muda. Dengan demikian bisa betul-betul mempersembahkan tubuh mereka menjadi persembahan yang berkenan kepada Tuhan," ucap Pdt. Deni Kana Djo.

May 16, 2021
Tarian Tebe Asal Kabupaten Belu & Malaka
Tari Tebe adalah suatu tarian masyarakat Belu dan Malaka yang merupakan luapan kegembiraan atas keberhasilan atau kemenangan dimana para pria dan wanita bergandengan tangan sambil bernyanyi bersahut-sahutan melantunkan syair dan pantun (kananuk) yang berisikan puji-pujian, kritikan atau permohonan, sambil menghentakan kaki sesuai irama lagunya.[1] Tarian ini dilakukan oleh penari pria dan wanita, dengan penari wanita membentuk lingkaran luar dan pria membentuk lingkaran dalam.[2] Namun peraturan mengenai posisi pria dan wanita ini tidak mutlak. Pada acara-acara kecil, penari pria dan penari wanita bisa saling bergandengan tangan dalam satu lingkaran. Pada zaman dahulu, tarian ini dilaksanakan para Meo pulang dari medan perang membawa kepala musuh, kemudian dipancangkan ditengah lalu mereka mengelilinginya semalam untuk dan biasanya selama 3 atau 4 hari lamanya. Tarian ini pada umumnya dipentaskan pada acara Gereja, Pernikahan, atau acara kegembiraan lainnya. Juga acara pendinginan rumah adat (rumah pemali) atau saat injak padi dan lain-lain.[1] Tarian Tebe juga dilakukan pada acara resmi pemerintah, misalnya acara Peletakan Batu Pertama, di mana tujuan tarian ini adalah untuk meminta izin tanah untuk membangun bangunan didaerah tersebut.[2] Tari ini biasa dilakukan di malam hari, tapi tidak menutup kemungkinan juga siang hari. Tebe akan dihentikan ketika matahari sudah mulai tampak di ufuk timur. Pada saat itu, tarian tebe berakhir dan semua penari akan duduk bersama di tikar besar untuk bersama-sama mencicipi hidangan sebagai tanda perpisahan.[3] Tarian Tebe hanya dilakukan jika ada suasana bahagia. Tarian Tebe tidak akan dilakukan pada acara kematian, peringatan kematian, dll. karena hal itu tidak sesuai dengan filosofi atau makna tari Tebe sendiri yaitu sebagai luapan kegembiraan.[2] Tarian Tebe tidak mengenal golongan dan usia. Setiap orang yang hadir dan mengikuti tari tebe dianggap sama.[3] Tarian ini dilaksanakan dengan iringan musik. Iringan musik yang dimaksud adalah pemutaran lagu daerah yang khusus diperuntukkan untuk tarian yang akan dilakukan. Lagu-lagu yang diputarkan tersebut sesuai dengan tema acara yang ada. Pada zaman dahulu, iringan musik tersebut berdasarkan pukulan gong dan teriakan dari masing-masing penari tebe.
3 total episodes available
Deep-dive analytics for Jejaknixontae-Voice
Frequently asked questions
Have a different question and can't find the answer you're looking for? Reach out to our support team by sending us an email and we'll get back to you as soon as we can.
- What is Jejaknixontae-Voice?
- How often does this podcast release new episodes?
This podcast updates inactive.
- Where can I listen to this podcast?
This podcast is available on 6 platforms including Apple Podcasts, Spotify, and more. You can also use the RSS feed directly.
- Does this podcast accept guests?
Yes, this podcast regularly features guests.
Legal Disclaimer
Pod Engine is not affiliated with, endorsed by, or officially connected with any of the podcasts displayed on this platform. We operate independently as a podcast discovery and analytics service.
All podcast artwork, thumbnails, and content displayed on this page are the property of their respective owners and are protected by applicable copyright laws. This includes, but is not limited to, podcast cover art, episode artwork, show descriptions, episode titles, transcripts, audio snippets, and any other content originating from the podcast creators or their licensors.
We display this content under fair use principles and/or implied license for the purpose of podcast discovery, information, and commentary. We make no claim of ownership over any podcast content, artwork, or related materials shown on this platform. All trademarks, service marks, and trade names are the property of their respective owners.
While we strive to ensure all content usage is properly authorized, if you are a rights holder and believe your content is being used inappropriately or without proper authorization, please contact us immediately at hey@podengine.ai for prompt review and appropriate action, which may include content removal or proper attribution.
By accessing and using this platform, you acknowledge and agree to respect all applicable copyright laws and intellectual property rights of content owners. Any unauthorized reproduction, distribution, or commercial use of the content displayed on this platform is strictly prohibited.
