Kumpulan rekaman pengajian Gus Baha Kitab Nashoihul 'Ibad dan Kajian Insidental lainnya.
Channel Telegram: https://t.me/ngajigusbaha

by Ngaji Gus Baha'
Kumpulan rekaman pengajian Gus Baha Kitab Nashoihul 'Ibad dan Kajian Insidental lainnya. Channel Telegram: https://t.me/ngajigusbaha
Language
🇮🇱
Publishing Since
10/30/2016
Pitch yourself as a guest, propose sponsorships, or reach out directly to the host.

January 26, 2020
Ngaji bareng Gus Baha' yang bertempat di Auditorium Unissula, Ahad 26 Januari 2020.

January 19, 2020
<p><strong>Maqalah 25. Perkara perkara Yang Menyesatkan</strong></p> <p>"Wahai Tuhanku, lamunan yang ngelantur telah menipu daku. Kecintaan terhadap duniawi telah merusak diriku. Syaitan juga telah menyesatkan jalanku. Hawa nafsu pendorong kejahatan itu telah menghalangi halangi daku dari kebenaran. Dan teman yang jahat telah membantu aku melakukan maksiat, maka tolonglah daku, wahai Tuhan penolong terhadap mereka yang memohon pertolongan dan jika Engkau tidak memberi daku rahmat, maka siapa lagi selain Engkau yang dapat merahmati daku."</p> <p>"Tinggalkanlah mereka, makan dan bersenang-senang (dalam kehidupan dunia) dan akan melalaikan kepada mereka panjangnya harapan-harapan duniawi, suatu saat dia pasti akan mengetahui (menyaksikan akibatnya)."</p> <p>Hal ini sesuai dengan sabda Nabi SAW. :<br> Barangsiapa yang hatinya telah disiram dengan rasa cinta terhadap dunia, maka ia akan dibuntuti dengan 3 hal yaitu :<br> 1. Kecelakaan yang tidak ada habisnya dan tidak ia kehendaki.<br> 2. Keinginan yang sangat dan tidak akan nada cukupnya.<br> 3. Harapan duniawi yang tiada ujungnya.(HR. Ibnu Thabrani)</p> <p>Komentar Sayyidina Ali dalam hal cinta akan dunia dan tulul amal adalah sebagai berikut :</p> <p>"Aku khawatir terhadap kamu atas 2 hal, yaitu : mengikuti hawa nafsu dan banyak berkhayal. Karena sesungguhnya mengikuti hawa nafsu itu dapat menghalangi kebenaran, sedang tulul amal menyebabkan lupa akan akhirat."</p> <p>Menurut Sulaiman Ad Darani adalah sebagai berikut :</p> <p>"Amal yang paling utama adalah memerangi atau menolak hawa nafsu."</p> <p>Teman yang jahat telah membantunya dalam berbuat maksiat. Dalam hal ini Adi bin Zaid mengatakan dalam syairnya dari Bahar Thawil :</p> <p>"Janganlah bertanya tentang kelakuan seseorang,tetapi bertanyalah tentang kelakuan temannya. Karena setiap manusia mengikuti kepada yang menemaninya. Apabila kamu berada dalam suatu kaum, maka bertemanlah kamu dengan orang orang pilihan mereka, Janganlah kamu berteman dengan orang yang celaka, karena engkau akan menjadi celaka bersamanya."</p> <p>Bacalah doa di bawah ini :</p> <p>اَللَّهُمَّ اَغِثْنِىْ يَاغِيَاثَ الْمُسْتَغِيْثِيْنَ فَإِنْ لَمْ تَرْحَمْنِىْ فَمَنْ ذَاالَّذِىْ يَرْحَمُنِىْ غَيْرُكَ</p> <p>"Ya Allah, berilah aku pertolongan, wahai penolong oarng-orang yang meminta pertolongan. Apabila Engkau tiddak mengasihaniku, maka siapa lagi yang mengasihani aku selain diri-Mu."</p> <p><strong>Maqalah 26. Perkara Yang Dicintai dan Dilupakan Orang Pada Akhir Masa</strong></p> <p>سَيَأْتِى عَلَى أُمَّتِى زَمَانٌ يُحِبُّوْنَ اْلخَمْسَ وَيَنْسَوْنَ اْلخَمْسَ : يُحِبُّوْنَ الدُّنْيَاوَ يَنْسَوْنَ اْلآخِرَةَ وَيُحِبُّوْنَ اْلحَيَاةَ وَيُنْسَوْنَ الْمَوْتَ وَيُحِبُّوْنَ اْلقُصُوْرَ وَيَنْسَوْنَ اْلقُبُوْرَ وَيُحِبُّوْنَ الْمَالَ وَيَنْسَوْنَ اْلحِسَابَ وَيُحِبُّوْنَ اْلخَلْقَ وَيَنْسَوْنَ الْخَالِقَ .</p> <p>Sebagaimana sabda Nabi Muhammad SAW. Sebagai berikut :</p> <p>"Akan datang suatu masa, dimana umatku lebih mencintai kepada lima perkara dan melupakan lima perkara lainnya, yaitu : Lebih mencintai duniawi dan melupakan ukhrawi (akhiratnya). Lebih cinta hidup dan melupakan mati. Mencintai gedung gedung bermahligai dan lupa kubur. Mencintai harta benda dan melupakan hisab dan mereka lebih mencintai kepada sesama makhluk dan melupakan Sang Khaliq, Allah SWT."</p> <p>مَنْ قَالَ فِى كُلِّ يَوْمٍ خَمْسًا وَعِشْرِيْنَ مَرَّةً : اَللَّهُمَّ بَارِكْ لِى فِى الْمَوْتِ وَفِيْمَا بَعْدَ اْلمَوْتِ , ثُمَّ مَاتَ عَلَى فِرَاشِهِ اَعْطَاهُ اللهُ اَجْرَ شَهِيْدٍ .</p> <p>Sebagaimana sabda Rasulullah SAW. yang diriwayatkan oleh Imam Thabrani dari `Aisyah ra. sebagai berikut,</p> <p>"Barangsiapa yang membaca 'Allaahumma Baarik Lii Fii Mauti Wafimaa ba`dal Maut' (Wahai Tuhanku, berkatilah saya dalam kematian dan sesudahnya), setiap hari sebanyak dua puluh lima kali, kemudian ia mati diatas tempat tidurnya, maka Allah akan memberikan kepadanya pahala orang mati syahid." (HR. Thabrani)</p>

December 30, 2019
<p><strong>Maqalah 22. Perkara Yang Harus Tetap Dipegang Teguh</strong></p> <p>Dari guru Hatim Al Asham ra. yaitu Shaqiq Al Balkhi,</p> <p>"Laksanakanlah lima perkara ini: beribadahlah kepada Allah sebanyak apa yang kamu butuhkan dariNya, berbuat dosalah kepada Allah sejauh kamu mampu menanggung siksaNya, himpunlah bekal di dunia sebanyak usiamu di dunia, dan berbuatlah demi surga, senilai kedudukan surga yang kamu kehendaki."</p> <p><strong>Maqalah 23. Lima Perkara Yang Paling Utama</strong></p> <p>Dari Umar R.A.,</p> <p>"Aku melihat semua teman karib, maka aku tidak melihat teman karib yang lebih utama daripada memlihara ucapan. Aku melihat semua pakaian, dan aku tidak melihat pakaian yang lebih utama dari wira`i. aku melihat semua harta benda, maka aku tidak melihat harta benda yang lebih utama daripada qana`ah. Aku melihat semua kebaikan, maka aku tidak melihat kebaikan yang lebih utama daripada nasihat. Dan aku melihat semua makanan, lalu aku tidak melihat makanan yang lebih lezat daripada sabar."</p> <p>Menurut Ibrahim bin Ad-ham,</p> <p>"Meninggalkan semua hal yang diragukan kedudukan hukumnya, apakah termasuk halal atau haram (syubhat)."</p> <p>Sebagaimana sabda Rasulullah SAW. Kepada Abu Hurairah ra.</p> <p>"Lakukanlah wira`i, maka engkau akan menjadi orang yang paling tinggi ibadahnya."</p> <p>"Tidak suka mencari-cari sesuatu yang tidak ada pada dirinya, tapi ia memanfaatkan yang ada padanya."</p> <p>Perintah wara` dan qanaah antara lain sabda Nabi SAW. Sebagai berikut,</p> <p>"Jadilah orang yang wara` tentu kau jadi orang yang baik dalam beribadah di antara orang-orang yang beribadah. Jadilah engkau orang yang qanaah, tentu engkau menjadi orang yang banyak bersyukur kepada Allah diantara mereka yang bersyukur. Cintailah manusia sebagaimana kamu mencintai dirimu sendiri, tentu kau menjadi orang mukmin yang sempurna. Berbuat baiklah dalam hidup bertetangga kepada orang yang menjadi tetanggamu,tentu kau menjadi seorang muslim yang baik. Dan kurangi tertawa, karena sesungguhnya banyak tertawa itu menyebabkan hati menjadi mati."</p> <p>Sebagaimana sabda Rasulullah SAW.,</p> <p>"Hati tertarik karena cinta kepada orang yang telah berbuat baik kepadanya dan membenci kepada orang yang telah berbuat jelek kepadanya."</p> <p>"Didalam kabaikan terdapat keridhaan manusia. Didalam taqwa ada keridhaan Allah."</p> <p>Rukun sabar ada 3:</p> <p>1. Mengendalikan diri dari kebencian terhadap qadha yang jelek yang menimpa dirinya.<br> 2. Mengendalikan lisan dari ucapan yang jelek. <br> 3. Mengendalikan anggota badan dari memukul, menyobek-nyobek baju, mencoreng-coreng muka dan sebagainya, ketika marah."</p> <p><strong>Maqalah 24. Perkara yang Terkandung Dalam Zuhud</strong></p> <p>"Di dalam zuhud terkandung lima perkara terpuji yaitu : percaya penuh kepada Allah, terbebas diri dari sesama makhluk, tulus ikhlas dalam berbuat, kesanggupan memikul kezhaliman dan kecukupan diri dengan apa yang ada di tangan (qanaah)."</p> <p>"Seorang mukmin tidak akan mencapai tingkat zuhud yang sebenarnya, hingga ia memiliki 3 faktor yaitu tingkat zuhud yang sebenarnya, hingga ia memiliki 3 faktor yaitu : beramal semata-mata karena Allah tidak karena ikatan-ikatan yang lain, berkata tanpa ada kecenderungan tamak, merasa mulia atau merasa bahagia tanpa memiliki pangkat." </p> <p>"Zuhud di dalam dunia itu bukanlah dengan cara mengharamkan yang halal, dan bukan pula dengan menyia-nyiakan. Akan tetapi, sesungguhnya zuhud dalam urusan dunia adalah, bahwa kamu tidak menggantungkan diri kepada sesuatu yang ada pada dirimu tetapi lebih percaya dengan sesuatu yang ada di tangan Allah dan lebih senang menjadikan kesempatan memperoleh pahala dalam menjauhi maksiat daripada maksiat itu ada padamu."</p> <p>"Hati merasa senang sekalipun usahanya gagal total."</p> <p>"Memperkecil ruang lingkup harapan dalam urusan dunia bukan dengan makanan yang berat-berat (kasar-kasar) dan bukan pula dengan pakaian yang compang-camping (usang)."</p>
Have a different question and can't find the answer you're looking for? Reach out to our support team by sending us an email and we'll get back to you as soon as we can.
Kumpulan rekaman pengajian Gus Baha Kitab Nashoihul 'Ibad dan Kajian Insidental lainnya.
Channel Telegram: https://t.me/ngajigusbaha
This podcast updates daily.
This podcast is available on 4 platforms including Apple Podcasts, Spotify, and more. You can also use the RSS feed directly.
No, this podcast does not typically feature guests.
Pod Engine is not affiliated with, endorsed by, or officially connected with any of the podcasts displayed on this platform. We operate independently as a podcast discovery and analytics service.
All podcast artwork, thumbnails, and content displayed on this page are the property of their respective owners and are protected by applicable copyright laws. This includes, but is not limited to, podcast cover art, episode artwork, show descriptions, episode titles, transcripts, audio snippets, and any other content originating from the podcast creators or their licensors.
We display this content under fair use principles and/or implied license for the purpose of podcast discovery, information, and commentary. We make no claim of ownership over any podcast content, artwork, or related materials shown on this platform. All trademarks, service marks, and trade names are the property of their respective owners.
While we strive to ensure all content usage is properly authorized, if you are a rights holder and believe your content is being used inappropriately or without proper authorization, please contact us immediately at hey@podengine.ai for prompt review and appropriate action, which may include content removal or proper attribution.
By accessing and using this platform, you acknowledge and agree to respect all applicable copyright laws and intellectual property rights of content owners. Any unauthorized reproduction, distribution, or commercial use of the content displayed on this platform is strictly prohibited.