Podcast thumbnail for PRCi Podcast

PRCi Podcast

Claim This Podcast

by PRC | Initiative

12 episodes
Updated Daily
Accepts GuestsHas SponsorsLocation 🇮🇩

Podcast Overview

PRCi Podcast adalah sebuah wadah diskusi untuk berbagi ide gagasan, saling bertukar pikiran terkait permasalahan pemerintahan, lingkungan, ekonomi, maupun perkembangan sosial budaya yang ada di masyarakat. Visi kami menjadi ruang berekspresi, ruang berpendapat, juga bisa menjadi media untuk menyuarakan aspirasi, serta mengkampanyekan inovasi literasi, dan praktek-praktek baik yang berkembang di daerah atau di masyarakat.

Language

🇮🇱

Publishing Since

3/12/2021

1 verified contact email on file for PRCi Podcast

Pitch yourself as a guest, propose sponsorships, or reach out directly to the host.

Recent Episodes

Episode thumbnail for Eps. 13 Mengenal Riset Pasar dalam Dunia Industri

August 21, 2021

Eps. 13 Mengenal Riset Pasar dalam Dunia Industri

<p>Jika diperhatikan secara seksama, berbagai iklan promosi suatu produk industri bisnis, selalu memiliki ciri khas dan keunikan masing-masing. Bentuk keunikan, kekhasan ini memang sengaja dibikin, agar informasi maupun pesan promosi lebih 'mengena', konsumen jadi memiliki pengetahuan yang utuh, "cetho welo-welo" mengenai produk yang diiklankan tersebut.&nbsp;</p> <p>Bahkan, terkadang secara tidak sadar, konsumen diarahkan agar jadi percaya, tersugesti hingga tak bisa berpaling dengan produk lain. Contohnya, iklan teh SariWangi yang sering muncul di Tv, dimana dalam salah satu iklannya digambarkan ada seorang yang ingin mengatakan sesuatu yang sangat penting kepada orang lain namun merasa bimbang, hingga akhirnya muncul ide untuk mengajak 'ngeteh' dulu.&nbsp;</p> <p>Persepsi dan sugesti yang dibangun dalam iklan teh ini, bahwa seorang yang akan memulai obrolan penting bersama keluarga atau teman, terlebih dulu perlu membangun suasana keakraban dengan cara 'ngeteh' SariWangi lebih dulu. Iklan ini menonjolkan tentang arti "berani bicara" dan perlunya suasana yang tepat untuk "saatnya bicara".&nbsp;</p> <p>Sisi unik dari iklan suatu produk juga nampak dari slogan atau semiotika bahasa yang dipakai. Misalnya, slogan beberapa merk rokok ternama; "Go Ahead", "Bukan Basa Basi" (A Mild), "Yang Penting Hepii" (Djarum76), "Buktikan Merahmu" (Gudang Garam Merah), "Hidup Gue Cara Gue" (Apache) dan lain-lain.&nbsp;</p> <p>Mengapa digambarkan demikian? Apakah pesan dalam iklan tersebut bisa mempengaruhi pemirsa?&nbsp;</p> <p>Yups. Dalam dunia industri bisnis, ada kegiatan yang dikenal dengan istilah riset pasar atau dalam bahasa lain disebut riset pemasaran (marketing research). Kegiatan riset pasar ini bisa dilakukan sendiri oleh perusahaan, tapi untuk perusahaan ternama biasanya mereka menyewa agency atau perusahaan jasa yang memang khusus bergerak di bidang riset pasar. Agency inilah yang akan melakukan riset untuk menggali persepsi ataupun pengetahuan publik soal produk maupun kecenderungan-kecenderungan masyarakat terkait kebutuhan tertentu yang bisa dikreasikan dalam suatu bentuk produk hingga bentuk iklan pemasarannya. Melalui riset pasar perusahaan bisa mengetahui kebutuhan masyarakat (konsumen), menentukan target pasar, menciptakan Trend Setter serta membangun kesan-persepsi publik yang positif terhadap produk yang ditawarkan.&nbsp;</p> <p>Dan saat ini, seiring makin banyak pertumbuhan industri di daerah-daerah, seperti Bojonegoro dan sekitarnya, baik dalam bentuk industri kecil menengah maupun industri besar, maka tidak menutup kemungkinan kebutuhan jasa riset pasar di daerah menjadi suatu keniscayaan. Misalnya untuk kebutuhan branding produk-produk IKM (Industri Kecil dan Menengah), maupun branding wisata desa yang mulai bergeliat di daerah. Sehingga produk IKM maupun wisata desa di daerah jadi makin dikenal, menjaring konsumen dan pasar yang makin kompetitif.&nbsp;</p> <p>Nah, PRCi Podcast Episode 13 ini, kami menghadirkan salah seorang yang sudah malang melintang selama kurang lebih 10 tahun dalam dunia riset pasar atau marketing research (riset pemasaran); yakni Sdri. Dita Hana Farida. Sebelum menggeluti dan menjadi expert dalam dunia riset pasar, narasumber kita yang berkantor di Jakarta ini juga sempat menjadi seorang jurnalis dan pegiat "Sindikat Baca", sebuah komunitas literasi di Bojonegoro. Karenanya, selain membincang tema mengenai riset pasar, juga bakal 'ngobrolin' tentang dunia literasi yg digelutinya hingga saat ini. Bincang-bincang kali ini akan dibersamai oleh Bung Tulus Adarrma, selaku Host.&nbsp;</p> <p>Selamat mendengarkan..</p>

Episode thumbnail for Eps. 12 Dunia Perkopian di Bojonegoro; dari Pergulatan Batin hingga Proses Kreatif Berdirinya Kopi Tani

July 23, 2021

Eps. 12 Dunia Perkopian di Bojonegoro; dari Pergulatan Batin hingga Proses Kreatif Berdirinya Kopi Tani

Nampak pepohonan dan bunga-bunga indah mengelilingi segenap sisi bangunan, yang mirip sebuah rumah sederhana. Kursi-kursi tertata rapi, sebagian terbuat dari kayu-kayu bekas, sedang yang lain seperti kursi yang terbuat dari bekas bak cat, yang disusun rapi nan artistik. di beberapa sudut teras, ada beberapa lukisan dan seni intalasi, yang hampir semuanya seperti menggambarkan potret pertanian. Saat masuk ke dalam, maka mata anda akan dibuat takjub. Di setiap dinding-dinding ruangan tergantung dan tertempel banyak lukisan yang menambah kesan artistik ruangan. Akuarium mungil, meja tua, TV bekas, dan nampak juga beberapa buku seni rupa yang tertata di salah satu pojok ruangan.  Dinding-dinding ruangan tidak ada yang ber-cat. Sepertinya, sengaja dibiarkan saja dengan hanya lapisan (acian) semen yang tidak terlalu halus. Bahkan ada sebagian dinding yang terlihat batu batanya. Nampak klasik nan eksotis. Sehingga tidak jarang ditemui, beberapa orang melakukan poto selfi melalui kamera Smartphone mereka dengan mengambil background lukisan ataupun dinding ruangan tersebut. Ya. Inilah sedikit gambaran angkringan "Kopi Tani" yang terletak di Kelurahan Klangon-Bojonegoro. Sebuah usaha angkringan yang menjual kopi dan minuman lainnya, serta berbagai makanan-makanan khas bakaran. Secara kasat mata, memang yang terlihat sebagaimana umumnya angkringan, menjual makan minum, tapi jika diselami, maka anda akan memasakan seperti dibawa pada sebuah dunia yang luas, penuh kreativitas dan imajinasi. Seperti ada semacam bentuk ekspresi ataupun bentuk spirit moral, atau yang sarat akan makna dan pesan yang disematkan pada semua aksesoris yang ada di Kopi Tani.  Pada sebuah kaca, terdapat tulisan yang ditulis dengan menggunakan cat putih; "Mari bicata dengan HATI, bukan dengan WIFI," dan dibawahnya ada lukisan sepasang petani laki-laki dan petani perempuan sedang tertawa penuh riang gembira. Nah, ​​​​​​​PRCi Podcast episode ke-12 ini, akan ngobrol-ngobol dengan inisiator dan owner Angkringan Kopi Tani, yakni Mas Dwi Putra Puguh Pambudi. Topik obrolan kali ini terkait dunia perkopian di Bojonegoro, hingga cerita proses kreatif berdiringan Angkringan Kopi Tani, yang selalu ramai pengunjung. Tidak hanya untuk ngopi atau makan minum, tetapi juga berdiskusi, pameran dan lainya. Seperti biasa, obrolan akan dipandu oleh Sdr. Tulus Adarrma, selaku Host. Selamat mendengarkan..

Episode thumbnail for Eps 11 Ngobrol Tentang Paradigma dan Penerapan Ekologi-Landskap dalam Pembangunan Daerah

July 10, 2021

Eps 11 Ngobrol Tentang Paradigma dan Penerapan Ekologi-Landskap dalam Pembangunan Daerah

<p>Ini berangkat dari sebuah keresahaan. Ketika akhir-akhir ini banyak hal-hal yang menakutkan terjadi di sekeliling kita. Bencana alam, secara berturut-turut, terjadi di mana-mana. Misalnya, suhu bumi meningkat, hingga menyebabkan orang-orang mulai merasakan cuaca panas, gerah yang cukup ekstrim di siang hari.&nbsp;</p> <p><br></p> <p>Selain itu, dewasa ini berbagai bencana alam juga terjadi di banyak tempat di belahan bumi, termasuk di Indonesia. Seperti intensitas hujan yang sangat ekstrim, hingga menyebabkan banjir bandang serta tanah longsor terjadi di mana-mana - yang banyak menelan &nbsp;korban jiwa, serta menyebabkan kerugian material maupun immaterial yang cukup besar.</p> <p><br></p> <p>Banyaknya bencana alam yang terjadi, disinyalir disebabkan perubahan iklim, sehingga berpengaruh pada perubahan pada suhu, curah hujan, pola angin dan berbagai efek-efek lain secara ekstrim. Kondisi cuaca ekstrim, yang makin sulit diprediksi ini memberi dampak buruk pada sektor pangan-pertanian. Sebab, kondisi cuaca ekstrim yang makin sulit diprediksi, membuat para petani kita mengalami kesulitan dalam mengkalkulasi ataupun mengira-ngira jenis tanaman apa yang cocok ditanam, sesuai karekteristik jenis tanaman dengan kondisi cuacanya.&nbsp;</p> <p><br></p> <p>Akibatnya, banyak para petani kita mengalami gagal panen. Tentu saja, jika kondisi ini terjadi terus-menerus, maka tidak menutup kemungkinan akan menyebabkan Krisis pangan. Apalagi populasi penduduk terus meningkat sehingga kebutuhan pangan pun semakin meningkat.</p> <p><br></p> <p>Lalu, mengapa terjadi perubahan iklim? Perubahan iklim terjadi banyak disebabkan oleh aktivitas manusia yang merusak lingkungan atau ekosistem alam. Seperti penebangan hutan atau penebangan pohon yang cukup marak tanpa diimbangi upaya perbaikan secara signifikan. Atau ada upaya yang dilakukan, tetapi kapasitas atau jenis pohon yang ditanam tidak sebanding dengan kapasitas pohon yang ditebang dalam hal kemampuan penyerapan karbondioksida atau kemampuan dalam menghasilkan oksigen.</p> <p><br></p> <p>Dalam konteks daerah, misal di Kabupaten Bojonegoro, yang menurut survei terbaru Badan Pusat Statistik (BPS), jumlah penduduknya makin meningkat. Misal di Kawasan perkotaan, kepadatan penduduk makin meningkat. Sehingga kebutuhan oksigen yang dibutuhkan pun pasti meningkat. Namun, kondisi ini justru berbalik dengan kapasitas ruang terbuka hijau atau jumlah pohon yang memilki kemampuan penyerapan karbondioksida tinggi, yang makin berkurang. Kondisi ini tentu saja perlu jadi perhatian semua pihak, agar pembangunan benar-benar memperhatikan lanskap-ekologi, karena kerusakan keseimbangan alam akan sangat berdampak serius terhadap lingkungan; mulai dari tingkat kesehatan, hingga tingkat kenyamanan ataupun kebahagiaan warga serta mahluk hidup lainnya.</p> <p><br></p> <p>Apalagi saat ini di banyak negara atau daerah yang sudah memiliki awareness terhadap isu lingkungan, sudah bergeliat. Pembangunan dengan konsep ramah lingkungan menjadi isu strategis dan mulai diperhatikan. Diantaranya reforestasi atau pengembalian kelestarian hutan, pembangunan ruang terbuka hijau; hutan kota atau forrest garden saat ini mulai banyak dilakukan. Banyak kalangan mulai sadar bahwa ekosistem lingkungan yang terjaga, lestari, bersih, teduh dengan udara segar dan air yang bersih, menjadi salah satu kebutuhan utama yang tidak bisa diabaikan.</p> <p><br></p> <p>Nah. PRCi Podcast episode ke-11 ini, menghadirkan salah seorang pegiat lingkungan, yang memiliki pembacaan yang cukup luas terkait paradigma lingkungan ataupun berkaitan dengan Landscape Ecology atau Ekologi Lanskap; yakni Sdr. Usfri Rarandra. Obrolan kali ini akan dipandu oleh Aw. Syaiful Huda sebagi Host.</p> <p><br></p> <p>Selamat mendengarkan..</p> <p><br></p> <p><br></p> <p><br></p> <p><br></p> <p><br></p>

12 total episodes available

Deep-dive analytics for PRCi Podcast

Frequently asked questions

Have a different question and can't find the answer you're looking for? Reach out to our support team by sending us an email and we'll get back to you as soon as we can.

What is PRCi Podcast?

PRCi Podcast adalah sebuah wadah diskusi untuk berbagi ide gagasan, saling bertukar pikiran terkait permasalahan pemerintahan, lingkungan, ekonomi, maupun perkembangan sosial budaya yang ada di masyarakat.

Visi kami menjadi ruang berekspresi, ruang berpendapat, juga bisa menjadi media untuk menyuarakan aspirasi, serta mengkampanyekan inovasi literasi, dan praktek-praktek baik yang berkembang di daerah atau di masyarakat.

How often does this podcast release new episodes?

This podcast updates daily.

Where can I listen to this podcast?

This podcast is available on 4 platforms including Apple Podcasts, Spotify, and more. You can also use the RSS feed directly.

Does this podcast accept guests?

Information about guest appearances is not available.

Legal Disclaimer

Pod Engine is not affiliated with, endorsed by, or officially connected with any of the podcasts displayed on this platform. We operate independently as a podcast discovery and analytics service.

All podcast artwork, thumbnails, and content displayed on this page are the property of their respective owners and are protected by applicable copyright laws. This includes, but is not limited to, podcast cover art, episode artwork, show descriptions, episode titles, transcripts, audio snippets, and any other content originating from the podcast creators or their licensors.

We display this content under fair use principles and/or implied license for the purpose of podcast discovery, information, and commentary. We make no claim of ownership over any podcast content, artwork, or related materials shown on this platform. All trademarks, service marks, and trade names are the property of their respective owners.

While we strive to ensure all content usage is properly authorized, if you are a rights holder and believe your content is being used inappropriately or without proper authorization, please contact us immediately at hey@podengine.ai for prompt review and appropriate action, which may include content removal or proper attribution.

By accessing and using this platform, you acknowledge and agree to respect all applicable copyright laws and intellectual property rights of content owners. Any unauthorized reproduction, distribution, or commercial use of the content displayed on this platform is strictly prohibited.