Sebuah saluran media podcast yang membahas tentang ilmu agama islam berdasarkan Al-Qur'an dan Sunnah sesuai pemahaman para sahabat, membahas situasi dan fenomena yang terjadi ditengah masyarakat menurut pandangan hukum Islam.

Podcast Overview
Sebuah saluran media podcast yang membahas tentang ilmu agama islam berdasarkan Al-Qur'an dan Sunnah sesuai pemahaman para sahabat, membahas situasi dan fenomena yang terjadi ditengah masyarakat menurut pandangan hukum Islam.
Language
🇮🇱
Publishing Since
2/15/2020
1 verified contact email on file for Sahabat Sunnah
Pitch yourself as a guest, propose sponsorships, or reach out directly to the host.
Recent Episodes

February 15, 2020
Sebelas tipe suami ( Kajian Ustadz Firanda Andirja)
RINGKASAN CERAMAH AGAMA ISLAM: 11 TIPE SUAMI (SYARAH HADITS UMMU ZAR’IN) Pada kesempatan kali ini, kita akan mencoba mengupas sebuah hadits yang cukup panjang, yang diriwayatkan oleh Al-Imam Al-Bukhari dalam kitabnya, Ash-Shahih Al-Bukhari, dalam sebuah bab yang beliau beri judul “حُسْنِ الْمُعَاشَرَةِ مَعَ الْأَهْلِ” yaitu “Berakhlak yang Baik terhadap Istri“. Sesunggunya Allah Subhanahu wa Ta’ala dalam Al-Qur’an telah berfirman: وَمِنْ آيَاتِهِ أَنْ خَلَقَ لَكُم مِّنْ أَنفُسِكُمْ أَزْوَاجًا لِّتَسْكُنُوا إِلَيْهَا وَجَعَلَ بَيْنَكُم مَّوَدَّةً وَرَحْمَةً ۚ … ﴿الروم : ٢١﴾ “Dan di antara tanda-tanda kekuasaanNya ialah Dia menciptakan untukmu isteri-isteri dari jenismu sendiri, supaya kamu cenderung dan merasa tenteram kepadanya, dan dijadikanNya di antaramu rasa kasih dan sayang. …” (QS Ar-Rum [30]: 21) Ini adalah janji Allah Subhanahu wa Ta’ala. Namun kenyataannya, kita lihat di lapangan, betapa banyak pasangan suami istri yang tidak mendapatkan janji Allah ini, tidak mendapatkan tanda-tanda kebesaran Allah ini. Banyak pasangan suami-istri yang hari-hari mereka penuhi dengan pertengkaran, cekcok di antara mereka. Kenapa bisa demikian, padahal Allah Subhanahu wa Ta’ala telah menjanjikan, bahwa barangsiapa yang menikah maka Allah akan tumbuhkan rasa cinta dan rasa kasih sayang di antara pasangan suami istri. Banyak sebab yang disebutkan oleh para ulama, namun di antara sebab terbesar yang menjadikan hilangnya atau kurangnya rasa cinta dan rasa kasih sayang di antara pasangan suami-istri adalah salah satu pihak tidak menunaikan kewajiban atau hak pasangannya. Entah istri yang tidak menunaikan kewajibannya sebagai seorang istri, tidak menunaikan hak suaminya. Atau sebaliknya, suami tidak menunaikan hak-hak istrinya. Inilah yang menyebabkan timbulnya kerenggangan di antara pasangan suami-istri. Yang kita dapati, sebagian suami banyak menuntut terhadap istrinya. Fenomena ini terutama terjadi, terus terang saja, di kalangan ikhwan dan akhwat yang sudah kenal pengajian. Tatkala sang suami mengetahui betapa besar haknya yang harus ditunaikan oleh sang istri, maka sering dia menuntut kepada istrinya. Dan begitu pula, sebagian istri banyak menuntut terhadap suaminya tanpa melihat bagaimana kondisi suaminya. Oleh karenanya, syariat melarang adanya seorang yang hanya bisa menuntut namun tidak bisa menunaikan kewajibannya. Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman: وَيْلٌ لِّلْمُطَفِّفِينَ ﴿١﴾ الَّذِينَ إِذَا اكْتَالُوا عَلَى النَّاسِ يَسْتَوْفُونَ ﴿٢﴾ وَإِذَا كَالُوهُمْ أَو وَّزَنُوهُمْ يُخْسِرُونَ ﴿٣﴾ أَلَا يَظُنُّ أُولَـٰئِكَ أَنَّهُم مَّبْعُوثُونَ ﴿٤﴾ لِيَوْمٍ عَظِيمٍ ﴿٥﴾ يَوْمَ يَقُومُ النَّاسُ لِرَبِّ الْعَالَمِينَ ﴿٦﴾ – ﴿المطففين : ١-٦﴾ “Kecelakaan besarlah bagi orang-orang yang curang (1) (yaitu) orang-orang yang apabila menerima takaran dari orang lain mereka minta dipenuhi, (2) dan apabila mereka menakar atau menimbang untuk orang lain, mereka mengurangi. (3) Tidaklah orang-orang itu menyangka, bahwa sesungguhnya mereka akan dibangkitkan, (4) pada suatu hari yang besar, (5) (yaitu) hari (ketika) manusia berdiri menghadap Tuhan semesta alam? (6)” (QS Al-Muthaffifin [83]: 1-6) Syaikh Ibnu ‘Utsaimin rahimahullah menjelaskan bahwasanya meskipun ayat ini berkaitan dengan orang yang berjual-beli dengan timbangan sebagai contoh yang diberikan oleh Allah Subhanahu wa Ta’ala, namun ayat ini juga mengenai pasangan suami-istri. Kalau ada seorang istri yang hanya bisa menuntut, menuntut, dan menuntut, tidak menunaikan kewajibannya sebagai istri, maka terkena ancaman ayat ini. Sebaliknya pula, seorang suami yang hanya bisa menuntut, sementara dia tidak memperhatikan kewajiban dia sebagai suami, maka terancam juga dengan ayat ini. Download
1 total episodes available
Deep-dive analytics for Sahabat Sunnah
Frequently asked questions
Have a different question and can't find the answer you're looking for? Reach out to our support team by sending us an email and we'll get back to you as soon as we can.
- What is Sahabat Sunnah?
- How often does this podcast release new episodes?
This podcast updates daily.
- Where can I listen to this podcast?
This podcast is available on 4 platforms including Apple Podcasts, Spotify, and more. You can also use the RSS feed directly.
- Does this podcast accept guests?
Information about guest appearances is not available.
Legal Disclaimer
Pod Engine is not affiliated with, endorsed by, or officially connected with any of the podcasts displayed on this platform. We operate independently as a podcast discovery and analytics service.
All podcast artwork, thumbnails, and content displayed on this page are the property of their respective owners and are protected by applicable copyright laws. This includes, but is not limited to, podcast cover art, episode artwork, show descriptions, episode titles, transcripts, audio snippets, and any other content originating from the podcast creators or their licensors.
We display this content under fair use principles and/or implied license for the purpose of podcast discovery, information, and commentary. We make no claim of ownership over any podcast content, artwork, or related materials shown on this platform. All trademarks, service marks, and trade names are the property of their respective owners.
While we strive to ensure all content usage is properly authorized, if you are a rights holder and believe your content is being used inappropriately or without proper authorization, please contact us immediately at hey@podengine.ai for prompt review and appropriate action, which may include content removal or proper attribution.
By accessing and using this platform, you acknowledge and agree to respect all applicable copyright laws and intellectual property rights of content owners. Any unauthorized reproduction, distribution, or commercial use of the content displayed on this platform is strictly prohibited.
